Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Barat Ikuti Bank Dunia Hentikan Bantuan ke Uganda

Published 05/03/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Uganda_Gay_DemonstrationKampala, LiputanIslam.com — Setelah Bank Dunia menunda pemberian pinjaman, menyusul UU anti-Homoseksual Uganda,  kini beramai-ramai pihak Barat berusaha menekan negara Afrika Timur itu untuk membatalkan keputusan pengesahan UU kontroversialnya.

Hingga dalam sepekan ini saja beberapa negara telah menghentikan bantuan dana mereka untuk Uganda, koresponden Press TV melaporkan Selasa(3/3). Menurut laporan Press TV, para pemberi bantuan barat memutuskan untuk menghentikan dana bantuan keuangan mereka kepada Uganda menyusul diberlakukannya UU anti-Homoseksualitas yang mengkriminalisasikan hubungan sesama jenis di negara Afrika Timur tersebut.

Bank Dunia yang pertama kali memulai penekanan, sejauh ini menangguhkan $90 juta paket dana pinjaman yang sejatinya diperuntukkan untuk memperkuat sistem kesehatan masyarakat. Disusul Belanda yang membekukan $9,6 juta subsidi untuk sistem hukum Uganda. Denmark dan Norwegia mengumumkan bahwa mereka juga akan mempertimbangkan kembali bantuan dana untuk sektor swasta, badan-badan amal dan organisasi HAM Uganda.

Perdana Memteri Uganda Patrick Amama Mbabazi mengkritik sikap barat itu dengan mengatakan bahwa Amerika Serikat dan partner-partner pemberi bantuan lainnya tidak bisa mengintimidasi Uganda atas UU anti-Homoseksualitas yang telah disahkan.

“Kalian tahu, mereka yang selalu berkhotbah soal demokrasi kepada kami. Dan kini, saat kami menerapkan demokrasi, mereka datang kemari dan berkhotbah lagi soal ‘demokrasi’ yang lain dan mereka mengatakan, mereka (para pelaku homoseksualitas) adalah kawan-kawan kami. Lalu di mana letak demokrasi dalam hal ini? Rancangan UU ini dibawa ke parlemen, diperdebatkan dan lolos, secara demokratis,” Mbabazi menjelaskan.

Pada 24 Februari, Presiden Uganda menandatangani UU anti-Homoseksualitas. Secara hukum nantinya para pelaku homoseksualitas akan menghadapi hukuman seumur hidup. UU ini juga mengkriminalisasi “promosi-promosi” homoseksualitas.

Pemerintah Uganda menekankan bahwa barat berusaha untuk memaksakan nilai-nilai mereka ke negara itu. Kampala menganggap bahwa UU anti-Homoseksualitas adalah urusan dalam negeri Uganda.

Pada hari Jumat lalu (28/2) Menteri Etik Uganda, Simon Lokodo, mengatakan bahwa negaranya tidak membutuhkan bantuan negara-negara barat.

“Kami tidak ingin dipermalukan dalam hal ini. Kami ingin membebaskan negeri ini dari homoseksualitas, dan jika ini berarti mereka (negara-negara barat) menghentikan bantuan mereka, maka silakan saja,” kata Lokodo, seorang mantan pastor gereja evangelilical.(lb/ca/presstv)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account