Bappenas Targetkan Kemiskinan di Angka 8,7 Persen

0
91

Sumber: merdeka.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro menargetkan tingkat kemiskinan pada 2020 di level 8,7 persen.

“Kami memperkirakan outlook angka kemiskinan tahun 2020 diperkirakan sekitar 8,7 persen. Jadi sudah dibawah 9 persen tapi memang tidak bisa mencapai batas bawah yaitu 8,5 persen,” kata Bambang di Jakarta, Kamis (29/8).

Baca: 2020, Pemerintah Targetkan 10 Persen Keluarga Keluar dari Zona Kemiskinan

Bambang menerangkan, upaya penurunan tingkat kemiskinan pada level satu digit lebih sulit dan berjalan sangat pelan dibandingkan dengan dua digit. Sebab, pemerintah berhadapan dengan tingkat kemiskinan yang ekstrim.

“Perlu kami sampaikan ketika kemiskinan kita memasuki single digit, maka upaya penurunan dengan sendirinya akan menjadi lebih pelan,” terangnya.

Dia menjelaskan, kemiskinan yang dihadapi adalah penduduk yang hidup di bawah 80 persen dari garis kemiskinan. Sebagian besar masyarakat tersebut tinggal di pedesaan, kemudian tersebar di berbagai tempat yang relatif terpencil, seperti di kepulauan, di pegunungan, di perbatasan dan kebanyakan di wilayah yang disebut sebagai wilayah 3T.

Masyarakat di tingkat kemiskinan ini masih sulit untuk mendapatkan pelayanan dasar seperti kesehatan, perumahan, air bersih, sanitasi, listrik, dan juga sulit mendapatkan kesempatan berusaha.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah harus terus mendorong berbagai program, seperti penyaluran bantuan sosial (bansos) yang tepat sasaran dan tepat waktu.

“Makanya dana desa dan transfer daerah lalu bansos terus didorong sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat, jadi memang dibutuhkan intervensi lintas sektor,” ujarnya. (sh/liputan6/detik)

 

DISKUSI: