Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Bappenas: Industri Digital Berpotensi Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Published 15/08/2019 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE
Sumber: merdeka.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan, industri digital 4.0 berpotensi untuk mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi.

Bambang menilai, jika industri digital dimanfaatkan secara optimal, ekonomi Indonesia bisa tembus 6 hingga 7 persen.

Baca: Menaker Hanif: Perguruan Tinggi Harus Antisipasi Dampak Revolusi Digital

“Ada potensi produk domestik bruto (PDB) naik 1-2 persen dari baseline 5 persen, jadi bisa 6 persen-7 persen,” ujar Bambang, Rabu (14/8).

Dia menyampaikan, selama ini banyak orang yang salah paham terhadap industri digital yang dianggap akan menghilangkan lapangan pekerjaan. Dia menyebutkan, meskipun ada pekerjaan yang hilang, tapi pekerjaan-pekerjaan baru akan muncul.

“Jangan terpaku bahwa industri 4.0 akan menghilangkan lapangan pekerjaan. Yang muncul ada pekerjaan baru,” ucapnya.

Dia menerangkan, sejumlah lapangan kerja baru terbuka dengan adanya startup. Startup bisa menciptakan pekerjaan baru yang sebelumnya tidak ada. Berdasarakan data Forum Ekonomi Dunia (WEF) beberapa pekerjaan tidak lagi dibutuhkan dan akan digantikan dengan pekerjaan yang baru pada 2020.

Selain itu, menurut Organisasi Buruh Internasional (ILO), industri 4.0 akan membuat 58 persen jenis pekerjaan akan hilang, kemudian akan memunculkan 65 pekerjaan baru yang belum dikenal.

Menurut bambang, pekerjaan baru ini bisa meningkatkan produktifitas tenaga kerja Indonesia jauh dari sebelumnya. Sebab, perusahaan yang berbasis digital akan meningkatkan produktifitas dan lebih efisien.

“Jadi Sumber Daya Manusia (SDM) lebih unggul, sudah saatnya bertumpu pada SDM. Modal manusia tadi adalah modal agar produktivitas manusia lebih tinggi,” terangnya.

Saat ini, produktifitas tenaga kerja Indonesia masih rendah dan daya saing sumber daya manusia (SDM) masih kalah dengan negara tetangga. Menurut  laporan Bank Dunia (World Bank) skor Indeks Modal Manusia (Human Capital Index/IHC) Indonesia hanya 0,53. Angka tersebut jauh di bawah Singapura sebesar 0,88 dan Vietnam 0,66.

“Berdasarkan Bank Dunia, ini artinya berdasarkan capaian dan status kesehatan itu anak-anak yang sekarang lahir, 18 tahun lagi nanti hanya bisa mencapai 53 persen dari potensi produktivitasnya,” ungkapnya. (sh/antaranews/cnnindonesia)

 

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account