Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Bantu Gadis 14 Tahun Gabung ISIS di Suriah, Pria Perancis Dihukum

Published 11/03/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

teroris perancisParis, LiputanIslam.com — Sebuah pengadilan Prancis menjatuhkan vonis tiga tahun penjara kepada seorang pria karena membantu seorang gadis berusia 14 tahun untuk pergi ke Suriah dan menikah dengan anggota kelompok teroris ISIS.

Hukuman ini menggarisbawahi tekad keras pihak berwenang Prancis dalam menindak keras tidak hanya relawan ISIS yang bergabung dengan kelompok militan ini di Suriah dan Irak, namun juga para simpatisan yang membantu mereka meninggalkan Prancis.

Riad Ben Cheikh (41 tahun), seorang operator derek yang memiliki tiga anak dan mempunyai akun Facebook yang lamannya diisi bendera ISIS, membantah tudingan ingin mengibarkan perang suci dengan berkilah dia hanya ingin membantu saudara seiman.

Saudara seiman yang berada di Raqqa, Suriah, dan menyebut dirinya ‘Tony Toxico’ telah mengontak Ben Cheikh via Facebook untuk membantunya memasukkan sang gadis ke Suriah. Ben Cheikh mengatakan dia tidak mengetahui usia sesungguhnya sang gadis.

“Di belakang hari, saya semestinya tidak boleh membantu pria itu,” kata Ben Cheikh yang mengaku membayarkan sewa hotel si gadis di kota Lyon, Prancis dan angkutan ke bandara di mana polisi Prancis menangkap si gadis.

Pengadilan Paris menyatakan Ben Cheikh bersalah karena telah turut serta dalam persekongkolan untuk melancarkan aksi teroris dan penculikan anak di bawah umur. Dia divonis tiga tahun penjara.

Persembunyian si gadis saat ini tidak diketahui. Setelah pelarian pertamanya lolos, jaksa mengatakan si gadis telah pergi ke Belgia di mana dia bertemu dengan seorang aktivis jihad dan kemudian hamil.

Anak gadis itu kemudian ditangkap dan dimasukkan ke sebuah penampungan di Prancis yang kembali kabur. Kini si gadis mungkin sudah berada di Suriah, kata jaksa penuntut Camille Hennetier.

Tidak seperti hakim-hakim Eropa lainnya, para hakim Prancis menjatuhkan vonis berat kepada simpatisan ISIS, termasuk menghukum tujuh tahun penjara kepada seorang pria Prancis yang ikut berperang selama sepuluh hari di Suriah.

Prancis sendiri adalah negara di Eropa yang menjadi sumber utama relawan militan muslim dan lebih dari 100 orang kembali ke Prancis setelah berperang di Suriah dan Irak.

Para pengacara mengatakan hukuman berat kepada mereka dikhawatirkan menjadi bibit para kriminal yang tak ragu melakukan serangan di dalam negeri, demikian seperti dilaporkan Reuters dan dilansir Antara.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account