Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Bagaimana AS Menyatukan Iran dan Cina

Published 04/11/2014 5 Min Read
Share
5 Min Read
SHARE

china-iran-leadersLiputanIslam.com — Ketika masyarakat dunia menantikan dengan antusias hasil perundingan program nuklir Iran antara Iran dengan negara-negara P5+1 (AS, Rusia, Cina, Inggris, Perancis dan Jerman), beberapa analis politik internasional justru merasa pesimis perundingan itu akan menjadi “happy ending”.

Setidaknya Flynt Leverett dan Hillary Mann Leverett menulis dalam situs Consortium News tanggal 1 November lalu mengenai prospek perundingan program nuklir Iran:

“Di atas itu semua, kami pemismis karena penyelesaian komprehensif masalah itu akan memaksa AS untuk menghentikan tuntutannya terhadap Iran (yang tidak berdasar dan ilegal),” tulis mereka.

Di sisi lain Iran pun tetap berkukuh dengan program nuklirnya dan tidak akan mundur sejengkal pun. Bulan lalu, misalnya, Deputi Menlu Iran Abbas Araqchi mengatakan bahwa “semua program nuklir Iran akan dipertahankan dan tidak ada satu fasilitas pun yang akan ditutup atau ditangguhkan dan tidak ada satu alat pun yang akan dihancurkan.”

Dan seiring dengan itu semua, hubungan Iran dengan beberapa negara penting, khususnya Cina, semakin menguat. Ditempa oleh konstalasi internasional dan dinamika internal, kedua negara telah menjalin hubungan erat di berbagai bidang terutama energi.

Pada tahun 2012 lalu nilai perdagangan kedua negara mencapai angka $50 miliar atau sekitar Rp 600 triliun. Pada tahun 2011 sekitar 10 persen impor minyak Cina berasal dari Iran. Iran membutuhkan Cina sebagai pasar produk migas andalannya di tengah sanksi-sanksi ekonomi yang diterapkan AS dan sekutu-sekutunya. Sementara Cina membutuhkan migas Iran untuk menjamin pertumbuhan ekonominya yang tinggi.

Di sisi lain, Cina berperan cukup besar dalam pembangunan infrastruktur, pengembangan energi nuklir  dan persenjataan Iran. Diketahui selama Perang Iran-Irak tahun 1980-1988, Cina telah menyuplai senjata untuk Iran melalui Korea Utara. Pada tahun 1986, selama periode perang dengan Irak tersebut, Iran mendapatkan senjata rudal-rudal anti-kapal dari Cina yang menjadi ancaman bagi kapal-kapal negara-negara musuh Iran di Teluk Parsi dan mengubah secara signifikan keseimbangan militer di kawasan.

Di dunia politik internasional, Cina dan Iran telah menunjukkan kedekatannya. Cina secara prinsip menentang sanksi terhadap Iran terkait program nuklir Iran. Cina juga berulangkali memveto resolusi DK PBB yang mengancam kebijakan strategis Iran di kawasan selama konflik di Suriah.

Bila ditilik jauh ke belakang, Cina dan Iran juga memiliki kesamaan sebagai pewaris kebudayaan besar di dunia yang sedikit banyak mempengaruhi cara pandang pemimpin kedua negara untuk saling menaruh hormat. Namun, faktor terpenting dari alasan keduanya untuk saling mengikatkan diri adalah faktor geo-politis. Kedua negara yang lahir dari revolusi perjuangan pembebasan dari kekuatan asing, kini justru menghadapi ancaman dominasi asing, dalam hal ini AS dan sekutu-sekutu baratnya.

Terutama sejak pemerintahan Presiden George W Bush Jr tahun 2000, AS secara agresif menerapkan kebijakan “neo conservative” yang tujuan utamanya menjadikan AS sebagai “negara polisi dunia” demi menjamin eksistensi AS sebagai kekuatan utama politik dan ekonomi dunia. Dengan kebijakan ini, AS berusaha menghancurkan negara-negara di dunia yang dianggap menjadi pesaingnya dan tidak mau tunduk kepada keinginan-keinginannya.

Baik Cina maupun Iran, yang lahir dari semangat anti dominasi asing, secara otomatis harus berhadapan dengan semangat ekspansionisme AS. Maka, dalam situasi seperti ini tidak bisa disalahkan jika kedua negara berusaha memperkuat hubungan untuk bersama-sama menghadapi musuh yang sama. Seperti kata-kata bijak Cina kuno: tujuan yang sama memecah belah, musuh yang sama menyatukan.

Dalam semangat anti dominasi AS itulah, Cina dan Iran menggabungkan diri dalam kaukasus kerjasama ekonomi-politik-dan militer yang dipelopori oleh Rusia, Shanghai Cooperation Organization (SCO).

Pada bulan Mei lalu, dalam acara Conference on Interaction and Confidence Building Measures in Asia (CICA) yang digelar di Shanghai, Presiden Cina menyerukan dibentuknya organisasi kerjasama Asia yang melibatkan Iran dan Rusia dengan mengabaikan AS.

“Kita perlu melakukan inovasi atas kerjasama keamanan dengan membentuk organisasi kerjasama keamanana regional baru,” kata Presiden Xi Jinping dalam konperensi yang dihadiri Presiden Rusia dan para pemimpin negara-negara Asia Tengah termasuk Iran itu.

Selama bertahun-tahun Cina, di samping mempererat hubungan dengan Iran, juga berusaha tetap menjaga hubungan baik dengan AS, minimal menghindari konfrontasi. Namun Cina juga tahu, cepat atau lambat semangat ekspansionisme AS pada akhirnya akan memangsa Cina juga. Sementara migas Iran justru semakin vital bagi pertumbuhan ekonomi Cina. Maka hampir bisa dipastikan hubungan Cina dengan Iran akan semakin menguat dengan mengorbankan hubungan dengan AS.

Kecuali AS mengubah kebijakan luar negerinya, dan lebih fundamental lagi, cara pandangnya terhadap konstalasi politik global, hubungan Iran dengan Cina akan semakin menguat.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account