Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

 Babak Belur Israel Akibat Badai Serangan Iran

Published 17/04/2024 6 Min Read
Share
6 Min Read
SHARE

London, LiputanIslam.com –    Jurnalis Inggris David Hirst menilai badai serangan Iran terhadap Israel telah membuat rezim Zionis ini babak belur dan menguak keringkihannya.

“Serangan rudal Iran mengungkapkan kelemahan Israel, sampai pada titik di mana mereka tampaknya tidak mampu sendirian mempertahankan diri sehingga para sponsor utamanya, yaitu  AS, Inggris, dan lain-lain telah melakukan upaya pencegatan terhadap rudal-rudal yang menyerangnya,” tulis Hirst dalam sebuah artikel di situs Middle East Eye, seperti dikutip Al-Alam, Selasa (16/4).

Dia menjelaskan bahwa  Israel saat ini tidak lagi bebas memilih bagaimana menanggapi serangan Iran, mengingat kesulitan yang dihadapinya di Gaza, dan kegagalannya mencapai prestasi apa pun dalam menghadapi resistensi yang kuat.”

Dengan gagalnya serangan  Israel  di Gaza, meningkatnya penolakan terhadap kepemimpinan Netanyahu, dan adanya tekanan nyata terhadapnya untuk mencapai kesepakatan, yang di satu sisi akan mengarah pada kembalinya para tawanan dalam keadaan hidup, dan di sisi lain menimbulkan keretakan antara dia dan pendukung utamanya, Presiden AS Joe Biden, Netanyahu menyadari bahwa dengan cepat dia kehilangan opini publik global.

Karena itu, sekali lagi,  Israel perlu berlagak sebagai korban, untuk mempertahankan mitos  bahwa mereka berperang “demi mempertahankan keberadaannya.”  Sang petaruh Netanyahu tidak dapat menemukan waktu yang lebih baik untuk melempar dadu.

Menurut Hirst, Teheran ingin membuat preseden bahwa Iran bisa menyerang Israel secara langsung tanpa memicu perang total. Teheran ingin memberitahu Israel bahwa Iran dapat menyerangnya, dan   juga ingin memberitahu AS bahwa Iran adalah kekuatan di Teluk Persia, bahwa Iran akan tetap ada, dan bahwa Iranlah yang mengendalikan Selat Hormuz. Mereka ingin memberitahukan kepada setiap rezim Arab yang menyukai  Israel  bahwa hal yang sama bisa terjadi terhadap mereka.

Hirst menilai bahwa meski hanya sebagian kecil rudal Iran yang berhasil mencapai sasarannya, namun semua pesan yang mereka sampaikan berhasil. Dengan demikian, serangan tersebut merupakan keberhasilan strategis dan merupakan kemunduran bagi reputasi Israel sebagai preman kampung.

Penyampaian berbagai pesan ini dimulai dengan penyitaan kapal MSC Erez berbendera Portugis oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, yang  menurut laporan IRNA, dikelola oleh sebuah perusahaan yang dewan direksinya dipimpin oleh  oleh miliarder kelahiran Israel Eyal Ofer.

Kemudian mereka meluncurkan segerombolan drone“murah” menuju Israel dan memberi tahu semua orang bahwa mereka punya waktu delapan jam untuk bersiap.  Israel  mengeluarkan lebih dari satu miliar dolar hanya untuk mengoperasikan sistem pertahanan udaranya, menurut apa yang dikatakan Mayjen Reem Aminuach kepada Ynet, dan itupun bisa jadi hanya bagian terkecil dari tagihan tersebut.

Iran menggunakan 170 drone “murah”, sedangkan Israel menembak jatuh 25 dari 30 rudal jelajah yang lebih merupakan umpan, sedangkan senjata yang sebenarnya adalah rudal balistik yang  sebagian kecil di antaranya berhasil menembus pertahanan Israel dan menghantam pangkalan udara Nevatim di Israel selatan.

Juru bicara militer Israel Daniel Hagari mengatakan rudalitu hanya menyebabkan kerusakan struktural ringan, sementara orang lain sama sekali tidak akan pernah mengetahui fakta sebenarnya, meskipun semua tahu bahwa pesan telah sampai ke  Israel  bahwa Iran memiliki kemampuan untuk menyerang dari jarak jauh, tanpa perlu menggunakan Hizbullah atau Ansarullah di Yaman atau sekutunya di Irak.

Hirst menyebutkan bahwa Netanyahu sekarang bingung. Dia bisa saja memilih untuk menuruti kelompok sayap kanan dan melancarkan serangan balik  terhadap Iran, namun dia tidak akan mendapat bantuan dari AS untuk melakukan hal tersebut. Jika dia menuruti, dia juga mungkin akan mendapati wilayah udara antara Tel Aviv dan Teheran akan semakin sulit.

Jika Netanyahu menyerang Iran, hubungan  dengan AS akan menjadi lebih buruk. Jika akan melancarkan serangan besar, dia juga kan ditentang oleh lembaga pertahanan dan keamanan, yang mencegahnya melakukan hal serupa pada tahun 2010.

Jika tidak berbuat apa-apa,  maka dia akan terlihat lebih lemah dibandingkan sekarang, sehingga dia akan rugi, sementara pemimpin oposisi Benny Gantz diuntungkan, meskipun dia adalah rekannya di Kementerian Perang, dan yang pada Minggu lalu berbicara tentang serangan diplomatik terhadap Teheran,  dan ini merupakan formula yang sama yang digunakan negara-negara Arab setiap kali mereka dikalahkan secara telak oleh Israel.

Hirst memandang bahwa tindakan terbodoh yang dilakukan sumber keamanan Israel pada hari Minggu lalu bisa jadi adalah aksinya secara terbuka berbangga atas tindakan Angkatan Udara Yordania, yang membantu mereka menembak jatuh drone dan rudal jelajah Iran. Pesan yang ingin mereka sampaikan ialah bahwa Israel memiliki sekutu yang siap mempertahankannya di kawasan.

Hirst menilai Iran telah membuktikan apa yang diinginkannya, dan akibatnya, Israel menjadi lebih lemah dari sebelumnya.

Ini adalah pertama kalinya Israel diserang langsung oleh Iran, dan juga pertama kalinya Biden melarang Israel menanggapinya. Karena itu, keadaan menjadi sangat buruk pasca serangan Iran. Israel membutuhkan pihak lain untuk mempertahankannya, dan Israel tidak memiliki kebebasan untuk memilih bagaimana menanggapi pihak yang menyerangnya. Serangan itu juga membuat pelindungnya, AS, kebingungan mencari pilihan. (mm/alalam)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account