Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Awak Feri Sewol Jalani Sidang

Published 10/06/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

koreaGwangju, LiputanIslam.com — Sebanyak 15 orang awak kapal feri “Sewol” yang tenggelam dan menewaskan 300 orang pada bulan April lalu, menjalani sidang perdana, Senin (10/6).

Kapten kapal Lee Joon-seok (69 tahun) dan 3 staff kapal lainnya menerima tuduhan “pembunuhan karena kecerobohan”, sedang yang lainnya menghadapi tuduhan lebih ringan.

Pengadilan yang berlangsung di distrik Gwangju ini akan difokuskan pada tindakan Lee dan anak buahnya yang telah melarikan diri dari kapal saat ratusan penumpangnya terjebak di dalam kapal.

Sebagian besar korban adalah pelajar sekolah menengah dan banyak dari keluarga mereka yang hadir dalam persidangan.

Jika terbukti, Lee dan 3 staff yang menghadapi tuduhan serupa bisa dijatuhi hukuman mati, namun para pengamat yakin hukuman tersebut tidak akan terwujud. Para anggota keluarga korban meminta para terdakwa itu dijatuhi hukuman berat.

Sementara itu polisi masih belum menemukan keberadaan Yoo Byung-Eun, yang diyakini sebagai pemilik sebenarnya perusahaan operator kapal feri “Sewol”, Chonghaejin. Ia menjadi buronan penting aparat penegak hukum setelah menghindari pemanggilan polisi dan polisi yang menjemputnya pun tidak lagi menemukan keberadaannya.

Putri Yoo, Yoo Som-Na (47 tahun) telah ditahan oleh polisi Perancis setelah mereka menerima surat perintah penangkapan dari interpol. Ia kini menunggu proses untuk diekstradisi ke Korea Selatan.

Pemerintah Korea juga mengeluarkan perintah penangkapan terhadap putra tertua Yoo, Yoo Dae-Kyun, serta imbalan senilai $100.000 bagi yang bisa memberikan informasi keberadaannya. Informasi keberadaan Yoo Byung-Eun sendiri dihargai $500.000.

Meski baru menjalani persidangan, ke-15 terdakwa tersebut telah mendapatkan vonis bersalah di mata publik Korea Selatan yang marah pada tindakan tidak profesional mereka yang mengakibatkan ratusan pelajar tewas.

Angka resmi yang dikeluarkan otoritas Korea Selatan menyebutkan bahwa sebanyak 292 tewas dalam insiden tersebut dan 12 penumpang lainnya masih belum ditemukan.(ca/bbc)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account