Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Australia Tolak Ekstradisi Terpidana Pembunuh Model Mongolia

Published 20/01/2015 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

model mongolia2Melbourne, LiputanIslam.com — Australia menolak permintaan ekstradisi terhadap terpidana pembunuh model asal Mongolia Altantuya Shaariibuu, yang telah divonis mati oleh Mahkamah Agung Malaysia tanggal 13 Januari lalu.

Mengutip keterangan pejabat Kejaksaan Agung Australia akhir pekan lalu, media Australia Sydney Morning Herald menyebutkan bahwa undang-undang Australia menolak mengekstradisi seseorang yang menghadapi ancaman hukuman mati, kecuali negara tersebut memberi jaminan tidak akan menghukum mati.

Pada tahun 2013 Sirul Azhar dan Azilah Hadri dibebaskan dari tuduhan pembunuhan atas Altantuya Shaariibuu yang ditemukan tewas dalam kondisi hancur berkeping-keping oleh ledakan bahan peledak C4 pada tahun 2006. Namun Mahkamah Agung Malaysia mengukuhkan kembali hukuman mati yang telah dijatuhkan pengadilan yang lebih rendah pada tahun 2009.

Dalam persidangan hari Selasa (13/1) lalu Sirul Azhar tidak hadir dan diduga kuat telah berada di Australia sejak dibebaskan tahun 2013.

Kasus ini menjadi perhatian besar publik Malaysia karena menyangkut nama Wakil Perdana Menteri waktu itu yang kini telah menjadi perdana menteri, Najib Razak. Setidaknya 2 orang telah membuat kesaksian terbuka bahwa Najib Razak adalah otak pembunuhan itu. Seorang di antaranya kemudian melarikan diri ke Inggris, sedang seorang lainnya tewas karena “serangan jantung”.

Najib Razak diduga memiliki hubungan khusus dengan Shaariibuu dan mereka diketahui pernah mengadakan perjalanan ke Eropa dalam sebuah negosiasi rahasia pembelian persenjataan. Namun Najib membantah kabar tersebut.

Sirul Azhar dan Azilah Hadri, keduanya anggota kepolisian yang menjadi pengawal pribadi Najib Razak saat peristiwa itu terjadi, membantah sebagai pelaku pembunuhan dan menyatakan mereka hanya sebagai “kambing hitam”, namun menolak menyebutkan siapa otak pembunuhan itu.

Para pengamat inteligen juga meragukan Sirul dan Azilah sebagai pelaku pembunuhan. Selain tidak adanya motif, sebagaimana disebutkan oleh Pengadilan Tinggi yang membebaskan keduanya tahun 2013, keduanya juga dianggap tidak mengetahui apa-apa tentang bahan peledak C4 yang hanya dimiliki secara terbatas oleh militer negara-negara sekutu AS, negara pembuat C4.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account