Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Australia Akui Usir 41 Pancari Suaka

Published 07/07/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

kapal australiaDarwin, LiputanIslam.com — Australia membenarkan telah mengusir 41 pencari suaka dan menyerahkannya ke otoritas Sri Lanka, di atas laut, hari Minggu lalu (6/7).

Para aktifis HAM memperkirakan jumlah yang diserah terimakan tersebut mencapai 200 orang warga Sri Lanka, sebagian di antaranya warga keturunan Tamil yang menerima perlakukan diskriminatif. Demikian laporan BBC News, Senin (7/7).

Namun pemerintah Australia tidak menjelaskan warga pencari suaka asal Sri Lanka yang mana yang telah diserahterimakan tersebut. Australia hanya menyebutkan bahwa setiap orang yang masuk ke Australia harus menjalani “screening” untuk memastikannya sesuai dengan tanggungjawab internasional Australia.

Ini adalah pertama kalinya pemerintah Australia mengaku telah mengusir pencari suaka yang secara prinsip bertentangan dengan hukum internasional.

Menteri Imigrasi Australia Scott Morrison pada hari Senin (7/7) mengakui bahwa sebuah perahu bermuatan 41 orang penumpang telah dikirimkan kembali ke Sri Lanka, namun tidak memberikan keterangan tentang perahu kedua yang diketahui memasuki wilayah Australia dengan 150 penumpangnya.

Ia menambahkan bahwa serah terima dilakukan di luar pelabuhan Batticaloa, Sri Lanka, hari Minggu.

“Semua orang yang dipergoki dan dikembalikan berdasarkan pada proses screening yang diperketat,” kata Morrison.

Menurut Morrison hanya 4 orang di antara mereka adalah warga Tamil. Selain itu seorang pencari suaka memilih kembali, meski telah memenuhi syarat untuk mendarat di Australia.

Otoritas Sri Lanka sendiri menyebutkan bahwa para pencari suaka itu dibawa ke pelabuhan Galle untuk diserahkan kepada polisi sebelum menjalani pemeriksaan.

Minggu lalu badan pengungsi PBB UNHCR menyatakan “perhatian mendalam” atas situasi yang terjadi atas penanganan pencari suaka di Australia.

“Permintaan untuk mendapatkan perlindungan internasional seharusnya diproses di wilayah negara tujuan pencari suaka, sesuai dengan prinsip-prinsip perlindungan pengungsi,” demikian pernyataan UNHCR.

“Hukum internasional menyebutkan bahwa seseorang tidak bisa dikembalikan ke negara asalnya secara paksa dimana ia menghadapi ancaman keselamatan,” tambahnya.

Pencari suaka ke Australia kebanyakan berasal dari Afghanistan, Sri Lanka, Irak dan Iran. Sebagian besar dari mereka berangkat dari Indonesia dengan tujuan Pulau Chrismas.

Pada tahun 2012 hingga awal 2013 jumlah pencari suaka meningkat tajam dengan sejumlah orang di antaranya tewas akibat kecelakaan dalam perjalanan.

Pemerintah Australia telah mengadakan kesepakatan dengan Papua Nugini untuk membangun fasilitas penangangan pengungsi di Pulaua Nauru dan Papua Nugini.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account