Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Assange: Clinton & ISIS Mendapat Dana dari Sumber yang Sama

Published 08/11/2016 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

 

assange2London, LiputanIslam.com–Julian Assage, pemilik website Wikileaks, melakukan wawancara dengan John Pilger di channel RT pada Sabtu lalu. Dalam wawancara tersebut, Assange mengungkapkan bahwa Hillary Clinton dan ISIS mendapat dana dari sumber yang sama, yaitu sekutu Amerika di Timur Tengah.

Seperti laporan yang diberikan sebelumnya, pada 17 Agustus lalu, Wikileaks mengungkapkan email Clinton yang saat itu masih menjadi menlu. Clinton memaksa John Podesta, lalu seorang penasihat Barack Obama, untuk “menekan” Qatar dan Arab Saudi yang “memberikan bantuan finansial dan logistik kepada ISIS dan kelompok radikal Sunni lainnya.”

“Saya rasa itu adalah email paling signifikan dari keseluruhan koleksi kami.” Kata Assage.  “Semua analis tahu, dan bahkan pemerintah AS setuju, bahwa beberapa figur Saudi telah lama mendukung ISIS dan membiayai ISIS. Tetapi ada pengelakan bahwa [yang membiayai] ada para pangeran ‘jahat’ yang menggunakan uang minyak mereka untuk melakukan apapun yang mereka mau dan pemerintah Saudi sebenarnya menolak [membiayai].  Tetapi email tersebut menyebutkan pemerintah Saudi dan pemerintah Qatar-lah yang membiayai ISIS.”

Dalam wawancara tersebut, Assange dan  Pilger duduk selama 25 menit di Kedutaan Ekuador di London. Begini cuplikan wawancara tersebut.

John Pilger: Saudi, Qatar, Maroko, dan Bahrain, terutama dua negara pertama, menyalurkan uang kepada Clinton Foundation saat Hillary Clinton menjabat sebagai menlu, dan Departemen Negara menyetujui penjualan alat-alat senjata dalam jumlah raksasa kepada negara-negara tersebut, terutama Arab Saudi.

Julian Assange: Di bawah persetujuan Clinton – dan email Clinton telah mengungkapkan pembicaraan tentang hal itu– penjualan alat-alat senajata terbesar di dunia dilakukan oleh Arab Saudi, yaitu lebih dari $80 milyar.  Selama Clinton menjabat sebagai menlu, total ekspor alat-alat senjata militer AS naik sampai dua kali lipat.

JP: Tentu saja, kensekuensinya adalah kelompok jihadis yang dipanggil ISIL atau ISIS itu dibentuk dengan biaya dari orang-orang yang juga memberikan uang kepada Clinton Foundation?

JA: Ya, benar.

Wawancara itu juga membicarakan topik mengenai pemilihan presiden. Assange mengatakan Trump akan kesulitan menang karena posisinya tidak kuat di kalangan pengusaha dan bankir AS.

“Analisis saya, Trump tak akan menang. Mengapa saya bilang begitu?… Bank, intellijen, perusahaan militer, keuangan asing, dll. semuanya bersatu di belakang Hillary Clinton.  Dan begitu juga media. Pemilik media mainstream, dan para jurnalis [mendukung Clinton].” (ra/mintpresstv)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account