Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

AS Tetap Tolak Beri Visa pada Utusan Iran

Published 16/04/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

jen psakiWashington, LiputanIslam.com — Amerika Serikat kembali menegaskan pihaknya tidak akan mengeluarkan visa bagi utusan Iran untuk PBB, Hamid Aboutelabi.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Jen Psaki, hari Selasa (15/4), mengatakan, pemberian visa kepada Aboutelabi adalah langkah yang tidak bisa diterima, mengingat krisis penyanderaan tahun 1979 di kedutaan besar AS di Teheran.

“Terkait dengan peranannya dalam peristiwa 1979, yang jelas merupakan masalah yang sangat penting bagi rakyat Amerika, memberikan visa baginya adalah langkah yang tidak bisa diterima,” kata Jen Psaki kepada para wartawan.

Ini adalah pertama kalinya Washington secara terbuka mengaitkan Aboutalebi dalam krisis penyanderaan tersebut. Ketika itu 52 diplomat Amerika dan staff disekap selama 444 hari oleh mahasiswa-mahasiswa Iran.

Penyanderaan yang berlarut-larut itu sangat mengejutkan Amerika Serikat dan mengakibatkan kerusakan dalam semua hubungan diplomatik antara AS dan Iran selama tiga dekade terakhir ini.

Sengketa soal pencalonan Aboutalebi sebagai utusan baru Iran untuk Amerika Serikat mencuat ketika hubungan kedua negara itu mulai mencair. Apalagi pemerintahan baru Teheran berupaya merundingkan sebuah perjanjian nuklir dengan negara-negara kuat dunia.

Pada hari Senin (14/4), Iran mendesak Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki Moon untuk secara langsung menangani masalah tersebut.

Sebagai negara tuan rumah, Amerika Serikat diwajibkan mengeluarkan visa bagi para diplomat yang bertugas di PBB. Apalagi Aboutalebi sebelumnya pernah menghadiri berbagai sidang di markas besar PBB di New York. Namun, ada “pengecualian-pengecualian terbatas”, termasuk apakah AS memiliki kekhawatiran tentang keamanan atau terorisme yang terkait dengan calon bersangkutan.

Psaki mengatakan Washington “tidak akan memberi tahu secara spesifik tentang apa yang kami pikirkan atau tidak kami pikiran bahwa ia terlibat selama krisis penyanderaan”, dengan menambahkan bahwa “ia sendiri (Aboutalebi) telah mengatakan dirinya memang terlibat.”

“Seperti kita ketahui, peristiwa ini merupakan pengalaman mengerikan bagi kelima puluh dua warga Amerika yang mengalami penyanderaan. Dan karena itu, kita tidak bisa memberikan visa,” tambah Psaki.(ca/republika.co.id)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account