AS Minta Saudi ‘Investigasi’ Diri Sendiri atas Serangan RS Yaman

0
113

Washington, LiputanIslam.com–Pemerintah AS menyebut laporan tentang pengeboman rumah sakit Save the Children di Yaman “mengerikan”. Namun, di saat yang sama, mereka meminta koalisi pimpinan Saudi untuk menginvestigasi sendiri kejadian itu.

Serangan rumah sakit Save the Children yang terjadi pada awal minggu ini telah menyebabkan 7 orang, termasuk anak-anak, tewas.

“Saya melihat laporan itu, itu mengerikan. AS menganggap kasus ini serius dan kami mencari informasi lebih lanjut,” kata jubir Departemen Luar Negeri AS, Robert Palladino, dalam pertemuan media pada Kamis (28/3).

Deplu AS pun menuntut koalisi pimpinan Saudi, yang telah menyerang Yaman selama empat tahun, untuk menginvestigasi tindakan mereka sendiri dengan “transparan”.

“Kami tahu bahwa koalisi Saudi telah merujuk peristiwa serangan ini kepada tim penilai insiden gabungan untuk peninjauan investigasi,” tambah  Palladino. “AS mendesak investigasi yang transparan.”

Koalisi Saudi memiliki catatan panjang dalam melakukan pengeboman pemakaman, pasar, bus sekolah, dan rumah sakit di Yaman. Setiap kali insiden semacam ini menjadi berita utama, Riyadh selalu berjanji untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh.

Deplu AS tidak menyebut apakah menlu Mike Pompeo akan mengangkat masalah pengeboman rumah sakit ini dalam rapat.

Pada hari Kamis kemarin, Pompeo diketahui melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Pertahanan Saudi, Khalid bin Salman, untuk berbicara tentang kemitraan AS-Saudi untuk “melawan rezim Iran,” dan masalah lainnya. (ra/rt)

DISKUSI: