Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

AS Mata-Matai Tokoh-Tokoh Muslim

Published 10/07/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

american-muslims_full_600Washington, LiputanIslam.com — Pemerintah AS dikabarkan telah melakukan aksi mata-mata terhadap tokoh-tokoh muslim. Demikian informasi yang diberikan oleh mantan pegawai dinas inteligen AS yang membelot, Edward Snowden.

Hal tersebut disampaikan oleh jurnalis investigatif Glenn Greenwald dan Murtaza Hussain kepada The Intercept. Menurut keterangan keduanya, sebagaimana dikutip CNN, Kamis (10/7), Snowden telah memberikan kepada mereka data-data tentang aksi mata-mata yang dilakukan dinas inteligen AS terhadap setidaknya 5 tokoh Islam AS selama tahun 2002 hingga 2008.

Kelima tokoh muslim itu adalah pengacara dan aktifis Partai Republik Faisal Gill, pengacara Asim Ghafoor, profesor ilmu Hubungan Internasional Hooshang Amirahmadi; aktifis HAM Agha Saeed, dan Direktur Eksekutif Council on American-Islamic Affairs Nihad Awad. Mereka tampak dalam daftar individu-individu yang berada di bawah program pengawasan lembaga-lembaga keamanan dan inteligen NSA, CIA atau FBI.

Daftar tersebut memperlihatkan lebih dari 7.000 alamat e-mail milik orang-orang meliputi warga AS dan warga asing yang diduga terkait dengan kegiatan terorisme. Namun ternyata kelima tokoh Islam tersebut di atas, masuk ke dalam daftar pengawasan meski tidak pernah terduga memiliki kaitan dengan terorisme.

Dua dari mereka, Gill dan Ghafoor, mengatakan kepada CNN bahwa mereka menjadi target pengawasan hanya karena menjadi muslim, dan itu dianggap sebagai pelanggaran HAM.

“Saya tidak bisa berfikir tentang alasan lainnya,” kata Gill.

“Sudah pasti, tidak ada alasan lain,” tambah
Ghafoor.

Gill mengatakan bahwa ia memiliki izin keamanan untuk bekerja di Departemen Keamanan Internal.

“Itulah sebabnya reaksi pertama saya adalah terguncang dan terkejut karena tidak ada latar belakang saya yang bisa membuat aparat keamanan untuk mencurigai saya terkait kegiatan terorisme,” kata Gill lagi.

Ghafoor adalah seorang pembela yang selama ini sering mendampingi tersangka terorisme. Sedangkan Gill pernah bekerja di angkatan laut dan kemudian menjadi penasihat senior di Departemen Keamanan Internal di bawah pemerintahan Presiden George W. Bush.

Gill juga pernah bekerja sebagai jubir American Muslim Council, yang pendirinya, Aldurahman M. Alamoudi dipenjara selama 23 tahun karena terkait organisasi terorisme.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account