AS Kembali Jatuhkan Sanksi Anti Iran

0
184

Departemen Keuangan AS

Washington, LiputanIslam.com—Pemerintah AS kembali memperluas sanksi anti Iran. Kali ini, sejumlah sejumlah perusahaan dan individu yang dituduh berhubungan dengan Republik Islam dimasukkan ke dalam daftar hitam.

Departemen Keuangan AS menjatuhkan sanksi tersebut kepada dua entitas pada hari Rabu (28/8) dengan tudingan berhubungan dengan pemerintah Iran dan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC).

Dalam sebuah pernyataan, Depkeu AS menuduh salah satu entitas menggunakan nama perusahaan Hong Kong untuk menghindari sanksi AS dan untuk menargetkan teknologi Amerika atas perintah Iran.

Sementara itu, entitas lain dituding memperoleh produk-produk paduan aluminium yang dikendalikan oleh Nuclear Suppliers Group untuk disalurkan kepada perusahaan yang dimiliki atau dikendalikan oleh kementerian pertahanan Iran.

Pada bulan lalu, Depkeu AS juga memberlakukan sanksi terhadap tujuh perusahaan dan tiga individu yang diklaimn membantu penyaluran bahan untuk program nuklir Iran. (ra/presstv)

DISKUSI: