Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

AS Bertekad Bebaskan Warganya yang Ditahan Korut

Published 02/09/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

patrickWashington, LiputanIslam.com — Pemerintah AS bertekad untuk membebaskan 3 warga negaranya yang kini ditahan oleh otoritas Korut. Menurut AS, pembebasan mereka merupakan prioritas utama, dan semua upaya akan dilakukan pemerintah AS.

Pernyataan itu disampaikan menanggapi permintaan bantuan ketiga warga AS tersebut kepada pemerintah AS yang disampaikan melalui siaran televisi.

Ketiga warga AS itu adalah Kenneth Bae (46 tahun), Jeffrey Fowle (56 tahun) dan Matthew Miller (24 tahun).

“Kami telah melihat laporan wawancara dengan 3 warga AS yang ditahan di Korut itu. Membebaskan warga AS adalah sebuah prioritas utama dan kami telah mengikuti kasus ini secara ketat di Gedung Putih. Kami terus berupaya semampu kami untuk memastikan pembebasan mereka secepat mungkin,” kata Jubir Gedung Putih Patrick Ventrell sebagaimana dikutip BBC News, Selasa (2/9).

Bae yang ditahan sejak tahun 2012 dikabarkan kini berada di kamp kerja paksa di luar kota Pyongyang. Sedangkan Fowle dan Miller kini tengah menunggu proses pengadilan yang mendakwa mereka atas tindakan pelanggaran keamanan.

BBC News menyebut, Korut sudah berulangkali menjadikan warga AS yang ditahan sebagai “kartu truf” perundingan dengan AS yang menekan Korut dalam kasus program nuklirnya.

Di masa lalu, beberapa warga AS yang ditahan, akhirnya dibebaskan setelah utusan AS datang ke Korut, termasuk di antaranya Mantan Presiden Bill Clinton.

AS telah berulangkali menawarkan kepada Korut untuk mengirimkan Robert King sebagai utusan untuk membebaskan ketiga warga AS itu. Namun pemerintah Korut masih menolaknya.

Ketiga warga AS itu pada hari Senin (1/9) mengakan wawancara dengan CNN dan Associated Press dengan kehadiran pejabat-pejabat Korut. Setiap orang diwawancarai secara terpisah selama 5 menit di tempat yang berbeda di Pyongyang. Semuanya meminta pemerintah AS untuk mengirim utusan ke Korut untuk membebaskan mereka.

Dalam wawancara itu Bae yang menjadi tahanan terlama, mengatakan bahwa dirinya mengalami gangguan kesehatan serius berupa sakit punggung, kehilangan berat badan dan sulit tidur.

Warga AS yang juga seorang misionaris itu dijatuhi hukuman 15 tahun penjara di kamp kerja paksa. Ia dituduh telah mencoba melakukan kudeta.

“Satu-satunya harapan saya adalah ada seseorang dari AS yang datang kemari,” katanya.

“Namun sejauh ini, hal terakhir yang saya dengar adalah tidak ada respon. Jadi saya percaya bahwa para pejabat disini tengah menunggu hal itu,” tambahnya.

Bae mengatakan dirinya tidak mengetahui kalau telah melanggar hukum Korut, ia pun sudah menyatakan permintaan ma’af.

Kedua tahanan lainnya, Fowle dan Miller, mengatakan kepada reporter bahwa mereka akan menghadapi pengadilan dalam sebulan mendatang, namun tidak mengetahui tuduhan apa yang diberikan kepada mereka.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account