Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Armada Helikopter Presiden AS Telan Dana 200 Triliun

Published 11/05/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

chopter oneWashington, LiputanIslam.com — Inilah bentuk neoliberalisme sejati: menggunakan uang rakyat untuk mem-bailout bankir “nakal” mengongkosi pejabat “korup”. Pemerintah AS dikabarkan akan mengganti armada helikopter kepresidenan dengan armada baru dengan biaya mencapai $20 miliar, atau lebih dari Rp 200 triliun.

Sebagaimana dilaporkan The Daily Beast, Jumat (9/5), Dephan AS  telah menandatangani kontrak untuk pengadaan armada baru sebanyak 23 helikopter kepresidenan AS, dengan setiap helikopternya dianggarkan berharga $400 juta atau lebih dari Rp 4 triliun, atau lebih dari 4x harga pesawat kepresidenan Indonesia yang baru. Anggaran pengadaan helikopter tersebut mengalahkan anggaran pertahanan negara-negara Finlandia, Norwegia dan Swedia dijadikan satu.

Presiden pertama AS yang menggunakan helikopter untuk tugas resmi adalah Dwight Eisenhower. Dalam kondisi Perang Dingin dimana ancaman perang nuklir dengan Uni Sovyet sangat besar, memang dirasakan perlu adanya armada helikopter untuk mendukung tugas-tugas kepresidenan.

Skuadron helikopter marinir HMX-1 (The Knighthawks) dibentuk untuk mengoperasikan armada helikopter tersebut dengan menggunakan helikopter Sikorsky Sea King yang telah pensiun dari tugas kemiliteran sejak tahun 1990-an. Helikopter terbaru armada tersebut dibuat sekitar tahun 1975, atau 14 tahun setelah kelahiran Presiden Barack Obama.

Pada tahun 2002 pemerintah mengusulkana penggantian armada helikopter tersebut dengan helikopter-helikopter baru yang lebih modern. Pada tahun 2005 Dephan mengumumkan perusahaan Lockheed Martin (AS) AgustaWestland (Inggris-Perancis) memenangkan kontrak pengadaan 28 helikopter. Helikopter yang akan dibuat kedua perusahaan itu disebut VH-71 Kestrel.

Presiden Obama sendiri telah menyetujui helikopter tersebut. “Helikopter itu telah saya lihat dan sangat cocok dengan saya,” kata Obama.

Saat penandatanganan kontrak tersebut (2005) diperkirakan biayanya hanya $6.5 miliar, atau $232 juta per-helikopter, sudah termasuk biaya pengembangan. Namun dalam perjalanannya, biayanya ternyata membengkak karena adanya berbagai “penyesuaian”.

Helikopter kepresidenan memiliki berbagai persyaratan ketat, di antaranya cukup kecil untuk mendarat di landasan Gedung Putih, namun cukup kuat untuk mengangkut setidaknya 14 orang dan beberapa ton peralatan sejauh 300 mil. Helikopter juga harus anti-peluru.

Helikopter juga harus memiliki sistem pertahanan udara, seperti anti-rudal dan anti-ledakan elektromagnetik nuklir yang bisa merusak sistem elektronik. Selain itu halikopter juga harus memiliki sistem komunikasi super canggih. Dan tentu saja tingkat kenyamanan nomor satu, termasuk toilet.

Karena mahalnya, pada tahun 2009 program ini pun dibatalkan meski sebanyak $3 miliar telah hilang terpakai.

Adapun kontrak yang baru, sebagaimana dikabarkan the daily beast, dimenangkan oleh perusahaan pembuat helikopter pendahulu, Sikorsky. Dengan kontrak awal senilai $ 1.24 miliar, Sikorsky diwajibkan menyediakan 2 prototip helikopter sesuai kriteria berbasis helikopter Sikorsky S-92, pada tahun 2016. Sisanya, 21 helikopter menyusul kemudian.

Lalu mengapa dibutuhakan begitu banyak helikopter? Ternyata untuk setiap penerbangan helikoper kepresidenan, skuadron HMX-1 harus menerbangkan pula 5 helikopter “boneka” untuk mengecoh pihak-pihak yang mengincar Presiden. Selain itu untuk penerbangan yang jauh di luar provinsi, dibutuhkan juga peralatan penunjang yang super banyak.

Diharapkan armada baru helikopter kepresidenan itu akan beropeasi mulai tahun 2022, jauh setelah Barack Obama pensiun sebagai presiden.(ca/the daily beast)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry1
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account