Arab Saudi Ingin Perkaya Uranium untuk Tenaga Nuklir

0
154

Sumber: Fars News

Riyadh,LiputanIslam.com—Menteri Energi Arab Saudi, Pangeran Salman bin Abdulaziz, menginginkan agar kerajaan Arab Saudi mampu memproduksi dan memperkaya uranium untuk program nuklir.

Atas dasar itu, Bin Salman memberikan izin terhadap enam perusahaan asal Amerika untuk membantu kerajaan mengembangkan program nuklir.

“Kami sedang menjalani prosesnya dengan hati-hati…. kami sedang melakukan eksperimen dengan dua reaktor nuklir,” ucap Bin Salman dalam sebuah konferensi yang berlangsung di Abu Dhabi pada Senin (9/9) kemarin.

Ia menyebut, kerajaan ingin membuat program nuklir secara penuh, termasuk produksi uranium serta melakukan pengayaan. Tender untuk dua reaktor tenaga nuklir telah dibuka dan diperkirakan akan dilakukan tahun depan. Proyek yang bernilai milyaran dolar itu melibatkan beberapa perusahaan asal AS, Cina, Rusia, Korea Selatan, dan Prancis.

Baca: Arab Saudi Terbitkan Izin Program Industri Militer

Bulan lalu, Menteri Energi AS, Rick Perry, memberikan lampu hijau agar pemerintah AS mau membantu Arab Saudi untuk mewujudkan ambisi nuklirnya. Perry berjanji, pemerintahnya akan berusaha keras mewujudkan kesepakatan dengan kerajaan dan memastikan kepentingan AS tetap terjaga.

Amerika memiliki standar khusus proses transfer tekhnologi nuklir berdasarkan aturan yang dibuat tahun 1954. Menurut aturan itu, negara-negara yang ingin melakukan transfer energi nuklir harus mengikuti standar tertentu, termasuk pengawasan khusus aktivitas nuklir. Sejauh ini, Arab Saudi menolak standar-standar yang telah ditetapkan oleh AS. (fd/Sputnik)

 

DISKUSI: