Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Apa Makna Sikap Baru Trump Terhadap Korut?

Published 24/06/2018 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Washington, LiputanIslam.com—Pemerintah Presiden AS Donald Trump baru-baru ini menyatakan sikap yang berbanding terbalik terhadap Korea Utara, yaitu menyebut negara pimpinan Kim Jong-un itu masihlah “ancaman luar biasa” bagi Amerika.

Menurut analisis dari penulis dan analis politik asal AS, James Petras, sikap itu kemungkinan menunjukkan terjadi kekacauan yang besar di dalam pemerintah Amerika.

Trump mengumumkan bahwa Korut adalah “ancaman luar biasa” kepada keamanan nasional AS dan layak dijatuhi sanksi lanjutan selama setahun ke depan. Padahal, baru pada awal bulan ini Trump dan Kim melakukan pertemuan “damai” di Singapura.

Sikap baru ini akan membuat Korut mendapatkan sanksi yang sudah dijatuhkan selama sepuluh tahun lalu oleh Presiden George W. Bush.

Korut juga akan dilarang menjual atau menggunakan aset apapun yang berada di AS.

“Kebijakan-kebijakan Trump sangat kontradiktif. Pada awalnya Trump memuji Korea Utara, bertemu dengan mereka, dan mengatakan bahwa progres [damai] sudah membaik, lalu kemudian dia berbalik dan menyatakan bahwa mereka [Korut] adalah ancaman besar…,” kata Professor Petras.

“Jadi, ada sejumlah penjelasan untuk hal ini. Satu, bahwa dia [Trump] adalah seorang depresif yang gila. Beberapa psikolog politik pernah menganalisa bahwa Trump adalah orang yang sangat tidak bisa diprediksi dan bergerak dengan hasrat-hasrat yang tak bisa dikontrol,” jelasnya.

“Kedua, bahwa penawaran [damai]-nya dengan Korut dimotivasi oleh keinginan untuk memperbaiki citra di depan publik, karena dia telah dicela karena merusak perjanjian dengan Iran dan menciptakan konflik dagang dengan Eropa dan Cina. Dan dia butuh memenangi opini publik dan ia pun membuat sandiwara memperbaiki perdamaian dengan Korut. Tak lama kemudian dia berbalik sikap ketika pulang ke AS dan bertemu dengan rekan ultra-neokonservatif nya di kabinet,” paparnya.

Sementara, kemungkinan kedua, menurut Jetras, adalah karena terjadi kekacauan di pemerintah AS.

“Mereka memulai permusuhan dengan Iran. Mereka berbalik dan melihat konflik dengan Korea. Lalu mereka memulai perang dagang dengan Cina. Jadi terdapat berbagai kekuatan di dalam pemerintah AS yang menarik satu sama lain ke arah yang berlawanan, dan Trump memantul seperti yoyo dari satu penasihan kabinet ke penasihat lain, benar-benar tidak bisa diandalkan atas apapun yang ia katakan dari satu hari ke hari lainnya,” ujarnya. (ra/presstv)

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account