Anggaran Subsidi Listrik Tahun Depan Turun Jadi Rp 58,62 Triliun

0
104

Sumber: medcom.id

Jakarta, LiputanIslam.com— Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan berencana menurunkan anggaran subsidi listrik pada tahun 2020. Hal itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)  Kamis malam (20/6).

Kementerian ESDM mengajukan anggaran subsidi listrik pada tahun depan sebesar Rp 58,62 triliun, atau turun sebesar Rp 600 miliar hingga Rp 700 miliar dari anggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 sebesar  Rp 59,32 triliun.

Baca: 62 Desa di Sumsel Belum Dapat Aliran Listrik

“Penghematan bisa lebih besar jika pelanggan non-subsidi golongan rumah tangga 900 VA dikenakan tarif adjustment atau penyesuaian tarif” ujar Jonan, Kamis (20/6).

Dia mengatakan, langkah tersebut berdampak positif terhadap APBN dan akan mengurangi beban subsidi pemerintah.

Meskipun begitu, golongan pelanggan Rumah Tangga Mampu (RTM) 900 volt ampere (VA) masih akan mendapat subsidi.

“kemarin terakhir diketok itu pelanggan RTM 900 VA seharusnya ikut tarif listrik tidak tetap (tariff adjustment), tapi diputuskan masih mendapat subsidi,” kata Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana.

Rida menyampaikan, pihaknya khawatir jika pelanggan 900 VA dicabut daya beli masyarakat akan turun.

Dia menyebutkan, saat ini ada 25 juta keluarga golongan pelanggan listrik RTM 900 VA. Jumlah tersebut bisa turun seiring dengan semakin meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

“Logikanya ya berkurang harusnya dengan masyarakat sejahtera. Makanya, tetapi ini domainnya boleh atau tidak ada di kemensos,” ucapnya. (sh/kontan/liputan6)

 

DISKUSI: