Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Analis: Cina Tak Akan Biarkan AS Perlakukan Korut Seperti Libya

Published 01/05/2018 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Washington, LiputanIslam.com—Seorang analis politik asal Amerika menilai, Cina tidak akan membiarkan AS menggunakan model perundingan Libya untuk mendenuklirisasi Korea Utara.

Penasehat Keamanan Nasioanal AS, John Bolton, pada hari Minggu lalu mengatakan kepada Fox News bahwa pemerintah AS “sangat mempertimbangkan model [perundingan] Libya dari 2003, 2004,” sebuah proses di mana mantan pemimpin Libya, Muammar Qaddafi, menutup total program senjata nuklir negaranya.

Qaddafi setuju untuk meninggalkan ambisi nuklirnya sebagai ganti pencabutan sanksi internasional. Namun, beberapa tahun berikutnya ia dijatuhkan dan dibunuh oleh pemberontak yang disokong AS. Libya pun menjadi negara yang hancur dan porak poranda.

Dennis Etler, ahli politik dan kebijakan luar negeri mencatat bahwa Korea Utara selama ini sering menyebut nasib Qaddafi sebagai alasan mengapa mereka mengembangkan senjata nuklir melawan agresi AS.

Namun, menurutnya, situasi Libya agak berbeda dengan yang terjadi di Korut.

“Melihat pengalaman Libya dan denuklirisasi mereka, itu adalah situasi yang berbeda dengan Korea Utara. Libya tidak memiliki perjanjian pertahanan dengan Cina,” kata Etler dalam sebuah wawancara pada Senin (30/4/18).

Dengan perjanjian pertahanan itu, Cina tidak akan tinggal diam jika Korut diserang oleh AS dan aliansinya. “Itu adalah fakta tak terbantahkan yang harus disadari Bolton, kecuali jika dia bodoh.”

Menurut Etler, AS selama ini tidak mau ada penyelesaian dalam konflik Korea.  AS telah mendukung pemerintah Korea Selatan yang sebelumnya menghalangi segala upaya untuk mencapai resolusi damai dengan Korut. Hal itu karena AS ingin mempertahankan hegemoni regionalnya di Asia timur dan menentang saingan terbesarnya, Cina.

“Penolakan AS untuk menandatangani pejanjian damai dengan DPRK dan menormalisasi hubungan adalah konsekuensi dari kebijakan imperialis dan intervensionis yang mereka praktikkan di seluruh dunia. Itu menciptakan kawasan-kawasan tertentu panas dan tegang di mana pun mereka menciptakan pengaruh.”

Dari catatan Etler, kebijakan nuklir DPRK tidak ditujukan untuk mengancam Korsel, Jepang, atau AS. Tujuan utamanya adalah untuk menarik perhatian dunia dan pada akhirnya menyelesaikan konflik Semenanjung Korea yang telah berjalan 70 tahun itu.

Kini, Korut siap menghapus program nuklir dan rudal untuk “memperkuat jaminan atas kedaulatan dan kemerdekaannya.”

“AS kini menghadapi dilema; apakah menerima realitas baru ini dan membiarkan proses perdamaian berjalan atau melakukan apapun untuk menggagalkan dan merusak [perdamaian].”

“Jika AS melakukan opsi pertama, Trump dapat menerima semua pujian yang ia inginkan dan bahkan mendapat penghargaan Nobel perdamaian. Jika dilakuakan opsi kedua, AS akan dilihat oleh semua orang sebagai perusak dan penghancur yang mendorong dunia sekali lagi ke jurang peperangan,” tutupnya. (ra/presstv)

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account