Anak-anak Palestina di Penjara Israel Alami Kekerasan Fisik dan Verbal

0
134

Tel Aviv,LiputanIslam.com—Sebuah laporan dari komisi Palestina menyebut anak-anak Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel telah mengalami kekerasan fisik dan verbal.

Komisi Urusan Tahanan dan Mantan Tahanan Merilis laporannya pada Minggu (26/8) kemarin, berdasarkan kesaksian 45 anak dari Yerussalem al-Quds yang ditahan di penjara Damon Israel.

Anak-anak itu bersaksi bahwa mereka telah dipukuli dan ditendang oleh pasukan Israel “Nahshon” yang ikut menemani proses pemindahan tahanan dari dan menuju pengadilan, serta pemindahan dari penjara lain ke penjara Damon. Mereka mengaku, kerap kali menjadi objek hinaan baik di kendaraan deportasi atau di ruang tunggu pengadilan.

Salah satu tahanan yang bertanggung jawab atas tahanan anak-anak di penjara Damon memaparkan, tanda-tanda pelecehan itu terlihat dari bekas pukulan di tubuh dan wajah anak-anak tersebut saat mereka kembali ke sel penjara.

Anak-anak itu telah mencoba meyampaikan protes kepada ketua penjara, namun protes itu diabaikan begitu saja.

Komisi tahanan Palestina menjelaskan bahwa unit militer yang dikenal dengan nama “Nahshon” memang bertugas untuk memindahkan para tahanan dari satu penjara ke penjara lain, atau dari penjara ke pengadilan. Tak hanya itu, unit khusus ini juga bertanggung jawab atas penjara.

Baca: Sekali Lagi, Pesawat Tempur Israel Bombardir Gaza

Unit ini juga sering memaksa para tahanan untuk melepas semua pakaian mereka dengan dalih inspeksi, masuk ke kamar, dan mengatur semua barang-barang pribadi tahanan.

Sampai saat ini, lebih dari 7.000 orang Palestina ditahan di 17 penjara Israel. Puluhan tahanan divonis dengan hukuman penjara seumur hidup.

Laporan yang sama menyebutkan, sekitar 500 sampai 700 anak-anak Palestina di bawah umur, sebagian berumur 12 tahun, telah ditangkap dan diadili di pengadilan Israel. Mereka semua, rata-rata, ditangkap atas tuduhan telah melempar batu. (fd/Presstv)

DISKUSI: