Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Amerika Khawatirkan Intervensi Militer Rusia di Ukraina

Published 24/02/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

SusanRiceMTPWashington, LiputanIslam.com — Rusia sangat berkepentingan dengan Ukraina yang “bersahabat” atau setidaknya “netral” mengingat letak geografisnya yang berbatasan langsung dengan Rusia dan menjadi pangkalan Armada Laut Hitam Rusia. Maka sangat beralasan jika Rusia melakukan intervensi militer terhadap Ukraina ketika rezim Yakunovych yang pro-Rusia ditumbangkan oleh para demonstran pro-barat.

Karena alasan itulah maka Amerika, melalui Penasihat Keamanan Susan Rice, mengingatkan Rusia untuk tidak melakukan intervensi militer atas Ukraina. Hal itu disampaikan Susan dalam wawancara acara “Meet The Press” di televisi NBC, hari Minggu (23/2).

“Itu akan menjadi kesalahan besar. Bukan kepentingan Ukraina, Rusia, Eropa atau Amerika untuk melihat negeri itu pecah. Bukan kepentingan siapapun untuk melihat kerusuhan kembali dan situasi bertambah buruk,” kata Susan.

Ketika disinggung tentang kemungkinan Rusia akan memandang Ukraina dalam perspektif “perang dingin” dengan barat, Sudan menjawab hal itu “mungkin saja”. Namun menurut dia, perspektif seperti itu tidak lagi sesuai dengan aspirasi rakyat Ukraia, meski ia juga mengakui terdapat hubungan sejarah dan budaya yang tinggi di antara sebagian negara Ukraina dengan Rusia.

Pro-Rusia Demo di Ukraina Timur

Sementara itu pada hari Minggu (23/2) penduduk kota Kerch yang terletak di Ukraina timur dan berdekatan dengan Rusia, melakukan aksi demonstrasi dengan menurunakan bendera Ukraina dengan bendera Rusia.

Penduduk kota ini, sebagaimana sebagian besar kota-kota di wilayah timur dan tenggara Ukraina, memiliki hubungan kultural yang kuat dengan Rusia, bahkan mereka menggunakan bahasa Rusia dalam kesehariannya.

“Intervensi (barat) yang memalukan!”, “Krimea untuk Kedamaian”, “Fascisme Dilarang!” Demikian bunyi beberapa spanduk yang dibawa para pengunjuk rasa.

Protes tersebut terjadi sehari setelah polisi setempat bentrok dengan massa pro-Uni Eropa. Pengunjuk rasa meminta mereka untuk pergi.

Aksi-aksi tersebut terjadi pada saat berbagai rumor menyebutkan presiden terguling, Victor Yanukovych bersembunyi di Ukraina timur setelah gagal menyeberang ke Rusia. Namun keberadaan pastinya masih belum jelas hingga sekarang.

Pada hari Sabtu (22/2) Yanukovych mengatakan bahwa ia telah dipaksa untuk meninggalkan Kiev oleh apa yang disebutnya sebagai “vandalisme, kriminal dan kudeta.”

“Saya tidak ingin meninggalkan negeri ini. Saya tidak ingin mundur. Saya presiden yang syah,” katanya dalam rekaman video yang disiarkan televisi lokal.

Pada hari yang sama, pelaksana presiden yang ditunjuk parlemen sepeninggalnya Yakunovych, Oleksander Turchinov, menyerukan parlemen untuk segera membentuk pemerintahan sementara pada hari Selasa (25/2) hingga dilaksanakannya pemilu bulan Mei mendatang.(ca/press tv/bbc)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account