Sumber: Media Indonesia

Jakarta, LiputanIslam.com — Demi mengamankan ruang siber dari ancaman terorisme, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) melakukan kerja sama.

Menurutnya, pesatnya perkembangan teknologi informasi dan dunia siber saat ini bisa dimanfaatkan oleh para pelaku aksi terorisme untuk melancarkan aksi mereka hingga menyebarkan paham mereka.

“Jadi, hari ini kami mengadakan penandatangan MoU antara BNPT dan BSSN sekaligus perjanjian kerja sama antara Deputi II BNPT dan Deputi Identifikasi BSSN,” kata Kepala BNPT Komjen Pol. Suhardi Alius, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (20/12).

Suhardi mengatakan bahwa pihaknya membutuhkan bantuan BSSN untuk melakukan identifikasi dan mencari solusi bersama untuk mengatasi ancaman terorisme di ruang siber.

“Kami butuh bantuan dari BSSN pada khususnya untuk mengidentifikasi dan mencari solusi bersama terkait dengan masalah di dunia siber. Hal ini mengingat BSSN adalah lembaga negara yang bertanggung jawab untuk keamanan ruang siber ini,” kata mantan Kabareskrim Polri itu.

Baca juga: Cegah Radikalisme, Pesantren Didorong Perkuat Islam Moderat

BSSN, menurut Suhardi, memiliki peran yang signifikan terkait dengan keamanan ruang siber, salah satu tugasnya itu berhubungan dengan BNPT, yakni terkait dengan counter terorisme di dunia siber.

Selain dengan BSSN, kata Suhardi, BNPT juga memiliki kerja sama penganggulangan terorisme di dunia maya dengan Kemenkominfo, khususnya terkait dengan penutupan akun. Dalam hal ini BSSN adalah leading sector dalam pengamanan infrastruktur siber dari serangan teroris.

“Kami telah melakukan sharing informasi. Akan tetapi, untuk penutupan akun itu ranahnya Kemenkominfo, kami ada task force di situ dan leading-nya adalah Kemenkominfo,” kata Suhardi. (Ay/Antara)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*