Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Aktifis Hongkong Gelar Referendum Tentukan Pemimpin

Published 20/06/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

hong-kongHongkong, LiputanIslam.com — Para aktifis Hongkong menggelar referendum online tidak resmi dalam upaya mereka memperjuangkan hak rakyat Hongkong untuk menentukan pemimpin mereka sendiri.

Sebagaimana dilaporkan oleh kantor berita BBC, hari ini (20/6), para aktifis yang tergabung dalam gerakan Occupy Central tengah menggalang referendum online untuk menentukan pemimpin eksekutif Hongkong yang selama ini ditunjuk oleh pemerintah pusat di Beijing.

Menurut kelompok tersebut, sebanyak 35.000 suara telah diberikan oleh penduduk Hongkong dalam waktu satu jam sejak referendum dimulai.

Pemerintahan Hongkong menyatakan dalam situs resminya bahwa referendum yang digelar tersebut tidak memiliki dasar hukum.

BBC melaporkan bahwa langkah tersebut dipastikan membuat marah para pejabat Cina yang berujung pada pembubaran “pemerintahan 2 sistem” yang selama ini diterapkan di Hongkong. Dengan sistem ini, pemerintah pusat di Beijing memberikan keleluasaan kepada Hongkong untuk menjalankan sistem ekonomi pasar bebas (kapitalisme) namun dengan dimpin oleh pejabat eksekutif yang ditunjuk oleh Beijing.

Dalam referendum tersebut, pemberian suara dimulai tengah hari melalui popvote.hk. Namun organiser mengklaim situs mereka mendapat serangan siber tidaka lama setelah pemberian suara dimulai.

Popvote.hk didisain oleh 2 institusi pendidikan Hongkong, University of Hong Kong dan Hong Kong Polytechnic University untuk menguji sejauh mana kampanye yang digelar Occupy Central mendapat dukungan publik Hongkong.

Awalnya pemberian suara akan dihentikan pada tanggal 22 Juni, namun kemudian diundur hingga tanggal 29 setelah terjadinya serangan siber minggu ini.

Organiser berharap peserta referendum akan mencapai ratusan ribu suara untuk memberikan pesan politik yang kuat kepada pemerintahan Hongkong dan Cina, bahwa rakyat Hongkong menghendaki diberi hak untuk menentukan sendiri pemimpin mereka pada tahun 2017 mendatang.

Seorang jubir pemerintahan Hongkong yang dimintai komentarnya tentang referendum tersebut, mengatakan bahwa referendum tersebut ilegal karena bertentangan dengan UU yang mengatur kehidupan politik rakyat Hongkong yang menetapkan bahwa pemimpin eksekutif (setingkat gubernur) dipilih oleh komite nominasi.

Dalam referendum tersebut, masyarakat diberikan 3 pilihan yang semuanya terkait dengan hak rakyat Hongkong untuk menentukan sendiri kandidat pemimpin eksekutif sebelum diajukan kepada pemerintah pusat.

Pada pemilihan pemimpin eksekutif Hongkong tahun 2017 mendatang rakyat Hongkong diperbolehkan menentukan pemimpin eksekutifnya sendiri. Namun daftar nominasinya ditentukan oleh pemerintah pusat.

Sementara para aktifis menghendaki rakyat Hongkong sendiri yang menentukan para kandidatnya untuk menjamin pemimpin eksekutif mendaatang tidak hanya menjadi kepanjangan tangan rezim Beijing.(ca/bbc)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account