Akhir Pekan, Rupiah Menguat ke Posisi Rp 14.090 per Dolar AS

0
172

Sumber: suara.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan akhir pekan berhasil bergerak ke posisi Rp 14.090 per dolar AS. Rupiah menguat 0,63 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Sedangkan, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar State (JISDOR) memposisikan rupiah di Rp 14.140 per dolar AS atau menguat dibandingkan posisi sebelumnya Rp 14.153 per dolar AS.

Baca: Rupiah Melemah ke Posisi Rp 14.228 per Dolar AS

Pada perdagangan akhir pekan, mayoritas mata uang utama Asia menguat dihadapan dolar AS.  Dolar Singapura menguat 0,09 persen, baht Thailand 0,04 persen, peso Filipina 0,14 persen, dan ringgit Malaysia 0,21 persen. Kemudian, rupee India menguat 0,28 persen, won Korea Selatan o,28 persen, dan yuan China 0,41 persen.

Menurut Analis Asia Tradepoint Futures Deddy Yusuf Serigar, apresiasi rupiah dipicu oleh sentiment dalam negeri, yakni penguatan cadangan devisa. Bank Indonesia mencatat cadangan devisa Agustus di angka 126,4 miliar dolar AS. Angka tersebut merupakan yang tertinggi sejak Februari 2018.

Selain itu, apresiasi rupiah diperkuat oleh sentimen eksternal yang datang dari rencana pertemuan AS dan China untuk kembali berunding tentang perang dagang.

Terkait hal ini, Wakil Perdana Menteri China Liu He dan Gubernur Bank Sentral China Yi Gang telah menghubungi Kepala Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin pada 5 September 2019 untuk menyepakati dialog di Washington DC pada bulan depan. (sh/cnbcindonesia /cnnindonesia)

 

 

 

DISKUSI: