Akhir Pekan, Rupiah Menguat ke Posisi Rp 14.038 per Dolar AS

0
153

Sumber: thejakartapost.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (6/12) ditutup menguat ke posisi Rp 14.038 per dolar AS. Rupiah tercatat menguat 30 poin atau 0,22 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Kepala Riset dan Edukasi PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, rupiah menguat karena sentimen eksternal, yaitu perang dagang antara AS dan China.

Dia menjelaskan, China memutuskan untuk menurunkan tarif impor beberapa komoditas AS, seperti keledai dan daging babi. Hal ini menjadi angin positif bagi rupiah.

Baca: Rupiah Menguat ke Posisi Rp 14.068 per Dolar AS

“Tiongkok dikabarkan berencana mengurangi tarif impor keledai dan daging babi dari AS. Ini merupakan gestur positif utama yang mendorong penguatan rupiah terhadap dolar AS hingga sore ini,” ujar dia.

Para investor menyambut positif terkait negosiasi dagang yang masih dilakukan AS dan China. Kedua negara tersebut membahas soal jumlah pembelian produk pertanian AS oleh China.

“Sebelumnya Tiongkok berjanji membeli senilai 40 miliar dolar AS sampai 50 miliar dolar AS atas produk pertanian AS yang dianggap sangat besar yang mungkin minta dikurangi ileh China,” tuturnya.

Dari sisi internal, perekembangan ekonomi Indonesia mengalami tren positif dibandingkan dengan negara-negara G20. Indonesia tercatat mendukuki peringkat ketiga setelah India dan China.

Dalam hal ini, pemerintah memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2019 di kisara 5,04 sampai 5,05 persen. (sh/kompas/tirto)

DISKUSI: