Akhir Pekan, Rupiah Menguat ke Posisi Rp 13.952 per Dolar AS

0
113

Sumber: market.bisnis.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdaganan akhir pekan Jumat (27/12) menguat ke posisi Rp 13.952 per dolar AS. Rupiah menguat 0,04 persen dibandingkan perdagangan hari sebelumnya.

Penguatan rupiah pada akhir pekan ini membuat rupiah menguat selama empat pekan berturut-turut. Rupiah pada hari ini bergerak naik turun antara zona merah dan hijau. Akan tetapi, pada menit-menit terakhir, rupiah berhasil menguat.

Selain rupiah, sejumlah mata uang Asia mengalami penguatan terhadap dolar AS. Ringgit Malaysia menguat 0,16 persen, peso Filipina 0,08 persen, dolar Singapura 0,06 persen, dan won Korea 0,05 persen. Kemudian, baht Thailand menguat 0,03 persen, dan dolar Hong Kong sebesar 0,01 persen.

Baca: Rupiah Menguat ke Posisi Rp 13.975 per Dolar AS

Sedangkan, mata uang yang melemah adalah lira Turki sebesar 0,18 persen, yuan China sebesar 0,03 persen, rupee India dan dolar Taiwan masing-masing sebesar 0,01 persen.

Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, spekulasi penurunan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika di awal 2020 menjadi sentimen positif bagi pergerakan rupiah.

“Hal tersebut mengindikasikan bahwa ekonomi Amerika masih beresiko bermasalah, namun ini berita baik untuk pasar global sehingga bisa membantu pertumbuhan ekonomi global,” kata dia, Jumat (27/12).

Sentimen lain datang dari kesepakatan dagang antara AS dan China. Pasar kembali optimis dengan adanya informasi terkait penandatanganan kedua negara tersebut tentang kesepakatan dagang fase I. Dalam hal ini, pemerintah Beijing mengatakan tengah melakukan pembicaraan tentang upacara penandatanganan kesepakatan dagang fase I di Washington.

Dia memprediksi, rupiah akan bergerak di kisaran Rp 13.920 sampai Rp 13.970 pada perdagangan awal pekan depan. (sh/cnnindonesia/cnbcindonesia)

 

DISKUSI: