Ahli Medis Tak Mampu Selamatkan Mata Kiri Jurnalis Palestina Usai Ditembak Sniper Israel

0
215

Aksi solidaritas orang-orang Palestina terhadap Muath Amarneh.

Yerussalem,LiputanIslam.com—Para dokter di Rumah Sakit Hadassah, Yerussalem, akhirnya menyerah dan memutuskan untuk mengeluarkan mata kiri jurnalis foto, Muath Amarneh, yang tertembak oleh penembak jitu Israel pada Jum’at lalu.

Mata kiri Amarneh harus dikeluarkan bersama dengan peluru yang bersarang di matanya. Proses operasi kemungkinan akan memakan waktu beberapa jam.

Keluarga Amarneh telah berusaha menghubungi beberapa rumah sakit di sejumlah negara, berharap mata kiri Amarneh bisa diselamatkan. Namun, tak satu rumah sakit pun bisa menangani hal ini.

Para jurnalis telah menggelar aksi solidaritas di Bethlehem, mengecam tindakan rezim Israel kepada Armaneh. Namun, mereka diusir oleh pasukan kependudukan Israel.

Baca: Israel Aniaya Puluhan Jurnalis Palestina di Tepi Barat

Insiden yang menimpa Amarneh terjadi pada Jum’at, saat dirinya tengah meliput aksi protes oleh orang-orang Palestina di Hebron, selatan Tepi barat.

Para saksi menyebut Amarneh telah ditembak oleh penembak jitu. Sementara pasukan kependudukan Israel berdalih, Armaneh tak sengaja tertembak saat berada di tengah-tengah “pemberontak”.(fd/Memo)

DISKUSI: