Afrika Selatan Turunkan Hubungan Diplomatik dengan Israel

0
183

Cape Town, LiputanIslam.com–Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa menyatakan bahwa negaranya akan segera menurunkan status kedutaan di Israel karena keprihatinan atas kejahatan HAM yang dilakukan Israel kepada Palestina.

Berbicara di depan parlemen di Cape Town, Ramaphosa mengatakan bahwa Menteri Luar Negeri Afsel Lindiwe Sisulu sedang memproses kebijakan penurunan hubungan diplomatik tersebut.

Pada akhir Desember 2017 lalu, Kongres Nasional Afsel (ANC) sudah memutuskan untuk menurunkan status kedutaan di Tel Aviv menjadi “kantor penghubung” sebagai bentuk dukungan kepada rakyat Palestina yang tertindas.

Ramaphosa pun menekankan tekad pemerintah Afrika Selatan untuk memproses keputusan ANC ini.

“Dalam mengimplementasikan resolusi ini, kami memahami tanggung jawab Afrika Selatan untuk terus terlibat dengan semua pihak dalam konflik untuk melihat di mana kami bisa memberikan bantuan,” ucapnya.

Pada Mei lalu, Afsel sempat menarik duta besarnya di Tel Aviv sebagai bentuk protes atas tindakan keras Israel terhadap demonstran anti-penjajahan di Jalur Gaza.

Afrika Selatan pernah menjalin hubungan dekat dengan rezim Israel selama era apartheid. Namun, setelah runtuhnya sistem diskriminatif itu, Afsel mulai berani berpihak ke Palestina.

Kebanyakan warga Afrsel diketahui mendukung Palestina karena kesamaan sejarah antara praktik penjajahan Israel dan praktik apartheid di negara mereka. (ra/presstv)

 

DISKUSI: