Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

7.000 Prajurit, Ratusan Tank dan Senjata Berat Ukraina Terkepung

Published 31/08/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

ukraine troopsDonetsk, LiputanIslam.com — Sekitar 7.000 prajurit dan ratusan tank dan senjata berat miliki Ukraina terperangkap di 3 lokasi di Ukraina timur.

Sebagaimana laporan kantor berita RIA Novosti dengan mengutip keterangan kelompok separatis Donetsk, Minggu (31/8), ketiga lokasi dimana pasukan Ukraina itu terperangkap adalah di dekat kota Elenovka, Ulyanovskoye dan Stepano-Krynka, ketiganya di Provinsi Donetsk.

Konsentrasi terbesar pasukan yang terkepung adalah di Elenovka. Di lokasi ini terdapat sekitar 5.000 prajurit, 50 tank, lebih dari 200 kendaraan tempur, sekitar 50 peluncur roket Grad dan Uragan, serta lebih dari 100 mortir dan meriam.

Adapun konsentrasi terkecil adalah di Stepano-Krynka. Di lokasi ini terperangkap satu unit pasukan mekanik dan tank yang terdiri dari lebih dari 40 tank, 100 kendaraan militer, 50 peluncur roket Grad dan Uragan, serta lebih dari 60 meriam dan mortir.

Adapun di Ulyanovskoye terperangkap sekitar 2.000 pasukan, lebih dari 30 tank, lebih dari 80 kendaraan lapis baja serta lebih dari 60 meriam dan mortir.

Mariupol Bersiap Hadapi Serangan Pemberontak

Sementara itu pasukan Ukraina dan sebagian warga yang loyal kepada pemerintahan di kota Mariupol kini bersiap-siap menghadapi serangan pemberontak yang didukung Rusia, menyusul jatuhnya wilayah-wilayah lain di sekitar Laut Azov ke tangan pemberontak.

Mariupol menjadi sasaran pemberontak selanjutnya karena dengan menguasai kota ini maka mereka akan menguasai kontrol atas kawasan Laut Azov sepenuhnya dan membuka jalan bagi terbentuknya jalur darat antara Krimea dengan Rusia.

Jubir militer Ukraina Andriy Lysenko mengatakan militer Ukraina telah siap untuk mempertahankan Mariupol dengan mengorganisir patroli 24 jam dan memperkuat pertahanan kota. Tentara dan penduduk juga telah menggali lubang untuk pertahanan di luar kota.

Sementara walikota Mariupol Yuriy Khotlubey mengatakan, ratusan pasukan telah siap berada di pos-pos militer di sekeliling kota.

Sementara penduduk juga telah bersiap-siap dengan caranya sendiri. Sebagian besar penduduk yang tinggal menumpuk persediaan, sementara sebagian lainnya mengungsi ke luar kota melalui pos-pos penjagaan. Sementara itu lebih dari 800 tempat perlindungan bawah tanah telah dipersiapkan untuk menampung penduduk yang mencari perlindungan.

Pemerintah juga menyediakan kereta api gratis bagi penduduk dan pengungsi dari kota lain, yang ingin meninggalkan kota mencari perlindungan di tempat lain.

Namun bagi penduduk yang berbahasa Rusia, kedatangan pemberontak justru dinantikan mereka.

“Jika Rusia datang, tidak akan ada perang di sini. Tidak ada yang ingin terbunuh. Ini akan seperti Krimea. Saya lebih senang bersama tentara Rusia daripada Ukraina,” kata Natalia Obolonskaya, seorang perawat kepada Washington Post, Minggu (31/8).(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account