2,3 Juta Pelajar di Indonesia Konsumsi Narkoba

0
76

Sumber: kompasiana.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Sebanyak 2,3 juta pelajar atau mahasiswa di Indonesia pernah mengkonsumsi narkoba. Jumlah tersebut setara dengan dengan 3,2 persen dari populasi kelompok tersebut.

Data tersebut berdasarkan survei dari Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

“Angka ini menjadi peringatan bahwa upaya penanganan permasalahan narkoba tidak hanya dapat dilakukan secara masif saja tapi juga harus lebih agresif lagi khususnya bagi generasi yang terlahir pada era milenium,” kata BNN, Sabtu (22/6).

Baca: Menjauhkan Anak dari Narkoba, Bagaimana Caranya?

BNN mengatakan, konsumsi narkoba di kalangan pelajar adalah masalah serius dan tidak mudah membebaskan mereka dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

“Membangun milenial yang terbebas dari ancaman penyalahgunaan narkoba tentu bukanlah pekerjaan yang mudah,” ujarnya.

Penggunaan narkoba di kalangan pelajar ini juga jadi persoalan di skala global. World Drugs Reports 2018 dari The United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) menemukan 5,6 persen penduduk dunia atau 275 juta orang dalam rentang usia 15 hingga 64 tahun pernah mengonsumsi narkoba minimal sekali.

BNN mengungkapkan, ganja masih menjadi salah satu jenis narkoba yang menjadi perhatian khusus karena pada tahun 2018 BNN berhasil menemukan 47 hektare lahan ganja di Indonesia.

Selain itu, ada juga narkotika jenis baru yang disebut New Psychoactive Substances (NPS). Jumlah NPS tiap tahunnya meningkat. Berdasarkan data, terdapat 803 narkotika jenis baru (NPS) di seluruh dunia. Saat ini di Indonesia telah beredar 74 jenis NPS.

Untuk menangani hal ini, BNN menilai, perlu adanya penanganan secara komprehensif dan integral dari segi pengurangan permintaan (demand reduction), maupun pengurangan pasokan (supply reduction). (sh/cnnindonesia/kumparan)

 

DISKUSI: