Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

20 Figur Publik Inggris Diduga Pedhopilis

Published 08/07/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

peter mcLondon, LiputanIslam.com — Kasus pelecehan seksual terhadap anak-anak (pedhopilia) di Inggris terus berkelanjutan. Setelah selebritis top Jimmie Savile dan Rolf Harris, kini jaringan pelaku kejahatan seksual terhadap anak-anak (pedhopilis) merambat ke tokoh-tokoh politik dan pejabat tinggi negara.

Adalah Peter McKelvie, mantan aktifis pelindung anak yang mengungkapkan adanya bukti-bukti cukup kuat yang menunjukkan setidaknya 20 tokoh penting Inggris, termasuk mantan anggota parlemen dan menteri yang melakukan tindakan pedhopilia selama puluhan tahun. Demikian laporan BBC, Selasa (8/7).

Peter McKelvie, yang pengakuannya sempat menggiring dilakukannya penyelidikan tahun 2012, mengatakan bahwa “sekelompok elit berpengaruh pedhopilis” yang telah melakukan berbagai bentuk pelecehan seksual terhadap anak-anak yang paling buruk bentuknya.

Pejabat-pejabat tinggi Departemen Dalam Negeri Inggris dikabarkan akan memberikan keterangan mengenai hal ini di depan parlemen dalam waktu dekat. Permanent Secretary (Sekjend Depdagri) Mark Sedwill akan memberikan keterangan di hadapan parlemen tentang penanganan kasus-kasus pedhopilia selama 20 tahun terakhir.

Editor politik BBC, Nick Robinson, mengatakan bahwa kasus-kasus pedhopilia telah didorong oleh perubahan sikap masyarakat.

Pada hari Senin, Mendagri Theresa May di hadapan parlemen mengumumkan dilakukannya penyelidikan atas kasus-kasus pedhopilia, dimulai dari penyelidikan secara luas yang dipimpin oleh tim panel ahli independen di bidang hukum dan perlindungan anak.

Sedang penyelidikan kedua akan dipimpin oleh Ketua NSPCC, Peter Wanless, akan menangani masalah penanganan kasus pedhopilia oleh penyidik dan penuntut berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat.

Setelah pengumuman itu di parlemen itu, McKelvie, memberikan keterangan melelui wawancara televisi kepada BBC, yang menyebutkan adanya bukti-bukti kuat tentang keterlibatan sejumlah tokoh publik dalam jaringan pelaku pedhopilia.

“Saya katakan bahwa kita tengah melihat pada 20 orang tokoh dan sejumlah besar lainnya yang mengetahui kejahatan ini dan tidak melakukan apapun seperti seharusnya dilakukan dengan posisinya,” katanya.

McKelvie juga menyebutkan sebagian orang-orang itu telah meninggal dunia.

Menurut pengakuannya, ia telah berbicara dengan para korban selama bertahun-tahun, dan sebagian besar dari mereka yang merupakan anak laki-laki, telah berubah menjadi manusia-manusia yang tidak berdaya.

“Mereka telah mengalami berbagai bentuk terburuk dari pelecehan, termasuk perkosaan,” katanya.

McKelvie adalah mantan manajer di lembaga Paedophile Information Exchange (PIE) pimpinan Peter Righton. Righton yang mantan konsultan untuk National Children’s Bureau ini terlibat dalam kasus perdagangan anak internasional sebelum meninggal.

McKelvie mengatakan bahwa jaringan yang diketahuinya jauh lebih besar daripada jaringan yang melibatkan Righton.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account