Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

2 Pemimpin Khmer Merah Jalani Sidang Kejahatan Kemanusiaan

Published 31/07/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Cambodia Khmer Rouge Trial-5Phnom Penh, LiputanIslam.com — 2 pemimpin terakhir Khmer Merah Kamboja mulai menjalani persidangan kedua atas dakwaan kejahatan kemanusiaan regim Khmer Merah, di Phnom Penh, Rabu (30/7). Demikian dilaporkan BBC News, Rabu (30/7).

Khieu Samphan, mantan kepala negara regim dan Nuon Chea, deputi pemimpin tertinggi regim Pol Pot yang telah meninggal, menjalani sidangnya dengan dakwaan mencakup kejahatan pembunuhan massal terhadap warga keturunan Vitnam dan kaum muslim minoritas Cham.

Dakwaan atas keduanya sengaja dibuat terpisah untuk mempermudah prosesnya mengingat para tersangka semuanya sudah berusia lanjut. Dalam persidangan pertama, keduanya dituduh melakukan pemaksaan terhadap penduduk kota untuk menjadi pekerja di  kamp-kamp kerja paksa.

Regim Khmer Merah memerintah Kamboja selama 4 tahun antara tahun 1975 hingga 1979. Lebih dari 2 juta orang diyakini telah tewas akibat aksi-aksi brutal regim tersebut, terutama malalui tindakan hukuman mati, kerja paksa atau karena kelaparan.

Pemimpin kelompok ini, Pol Pot meninggal tahun 1997 dan hingga saat ini baru seorang pejabat regim yang telah dijatuhi hukuman, yaitu mantan kepala penjara Duch.

2 pejabat regim lainnya telah disidang, namun Ieng Sary sang mantan menteri luar negeri regim dan mantan menteri sosial Ieng Thirith dianggap tidak layak menjalani sidang karena kesehatannya.

Dalam persidangan kedua ini isu pernikahan paksa dan pemerkosaan sistematis juga menjadi dakwaan.

Persidangan diperkirakan akan memakan waktu hingga tahun 2016 mendatang dan jaksa telah menuntut hukuman penjara seumur hidup.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account