Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

2 Parlemen yang Bersaing di Libya Bertemu di Maroko

Published 06/03/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

parlemen libyaRabat, LiputanIslam.com — Perwakilan dari dua parlemen Libya yang saling bersaing, hari Kamis (5/3) mengadakan pembicaraan yang dimediasi PBBdi Maroko untuk mencapai kesepakatan mengenai pemerintah persatuan nasional dan menentukan seseorang untuk memimpinnya.

“Pertemuan berlangsung dalam semangat positif dan konstruktif,” demikian kata utusan khusus Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Bernardino Leon, yang telah berusaha untuk membawa kedua belah pihak bertemu selama berminggu-minggu dan memimpin pertemuan itu, dalam konferensi pers usai pertemuan kemarin seperti dilaporkan Antara.

Pertemuan dilanjutkan hari Jumat (6/3).

Libya telah dilanda konflik sejak tergulingnya pemerintahan Moammar Gaddafi tahun 2011, dengan pemerintah yang diakui masyarakat internasional dan kelompok-kelompok milisi bersenjata saling bersaing untuk menguasai kota-kota utama dan kekayaan minyak negara Afrika Utara itu.

Pembicaraan di Skhirat, dekat Rabat, ibukota Maroko, dilakukan setelah penundaan akibat serangan kelompok mematikan yang mendorong pemerintah yang diakui secara internasional menarik diri dari pembicaraan sebelum kembali ke meja perundingan.

Kedua belah pihak “sepenuhnya menyadari” mendesaknya  situasi, kata Leon seperti dilansir kantor berita AFP.

Parlemen Libya yang diakui masyarakat internasional bermarkas di kota bagian timur kota Tobruk, sementara pesaingnya dari kelompok Islam yang didukung parlemen Kongres Umum Nasional bermarkas di ibukota Tripoli.

Pertemuan itu merupakan bagian dari upaya untuk “menemukan kesepakatan antara pihak-pihak yang berbeda pandangan terkait kepentingan nasional untuk memimpin pemerintah persatuan nasional,” kata salah seorang peserta.

Langkah berikutnya adalah untuk menunjuk “menteri yang akan mewakili partai-partai yang berbeda,” kata pejabat itu, yang berbicara tanpa mau disebutkan namanya.

Seorang juru bicara misi Leon di Libya, Samir Ghattas, mengatakan pembicaraan itu juga akan fokus pada isu keamanan, yang bertujuan untuk menghentikan pertempuran guna memudahkan upaya membentuk pemerintah persatuan.

Dalam taklimat menjelang pertemuan, Leon mengatakan kepada Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon bahwa tujuan pertemuan itu adalah untuk membentuk pemerintah persatuan dan “pembahasan situasi keamanan untuk membuka jalan bagi gencatan senjata yang komprehensif” serta melengkapi proses penyusunan konstitusi.

Pertemuan itu terjadi karena pemerintah yang diakui secara internasional mendorong pencabutan embargo senjata untuk membantu melawan kelompok milisi, di tengah meningkatnya kekhawatiran atas ancaman dari kelompok ISIS.

Pada hari Rabu (4/3), perusahaan minyak nasional mengumumkan keadaan darurat pada 11 ladang minyak setelah serangan milisi anti-pemerintah, dalam langkah hukum untuk melindunginya dari kewajiban jika tidak dapat memenuhi kontrak karena alasan yang di luar kendali.

Anggota Dewan Keamanan PBB enggan untuk mencabut embargo senjata karena takut mereka akan berakhir di tangan yang salah. Tapi mereka tidak menentang untuk melonggarkan beberapa persyaratan terkait senjata jika pemerintah persatuan berhasil dibentuk melalui dialog nasional.

“Solusinya adalah tidak untuk memasok lebih banyak senjata karena telah ada cukup di lapangan,” kata Duta Besar Jerman untuk Libya, Christian Mokh, yang menghadiri pembicaraan Maroko sebagai pengamat.

Selain pertemuan Maroko, PBB telah mengundang perwakilan dari para pemimpin politik Libya dan para penggiat untuk menghadiri pertemuan lebih lanjut di Aljazair pekan depan.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account