Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

120 Eks WTS di Pangkalan Militer AS di Korsel Tuntut Pemerintah

Published 30/11/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

comfort-women_gettySeoul, LiputanIslam.com — Lebih dari 120 bekas pekerja seks di pangkalan militer AS di Korea Selata (Korsel) menuntut kompensasi kepada pemerintah yang dianggap telah mendorong mereka menjalani pekerjaan yang tidak terhormat itu.

Sebagaimana dilaporkan BBC News, Sabtu (29/11), wanita-wanita yang sudah lanjut usia itu menuduh pemerintah telah secara aktif memfasilitasi mereka sebagai pekerja seks, namun tidak memberikan perhatian yang cukup sehingga mereka harus menjalani  kemiskinan di usia lanjutnya.

Wanita-wanita itu menuntut kompensasi sebesar $10.000 atau sekitar Rp 120 juta per-orang. Alasan mereka, pemerintah telah mendorong mereka menjadi pelacur demi membuat para tentara AS senang.

“Kami bekerja sepanjang malam. Apa yang kami inginkan sekarang adalah bahwa pemerintah Korsel mengakui bahwa kami adalah korban dari sistem yang mereka ciptakan, dan juga kompensasi,” kata seorang dari wanita itu, yang berkumpul di sebuah pusat kegiatan warga di dekat pangkalan militer AS di kota Uijeongbu.

Menurut mereka, pemerintah telah memberikan berbagai fasilitas untuk mendukung pekerjaan mereka sebagai pekerja seks, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga pelajaran etika barat dan bahasa Inggris.

Menurut para wanita itu, mereka terpaksa bekerja menjadi pekerja seks karena berasal dari keluarga dan negara yang miskin. Mereka melamar pekerjaan namun ternyata harus berada di bar-bar dan rumah bordil. Terjerat hutang, mereka pun terperangkap dalam dunia prostitusi.

Saat ini pemerintah belum berkomentar atas tuntutan tersebut, namun cepat atau lambat harus mempertahankan diri jika kasusnya sampai di pengadilan.

“Saya rasa kesalahan pemerintah adalah bahwa pada tahun 1970-an beberapa pejabat Korea (Selatan) membujuk wanita-wanita itu untuk bekerjasama dengan militer AS,” kata Dr Kathy Moon dari Brookings Institution, penulis buku “Sex Among Allies” tentang hubungan militer AS dengan dunia prostitusi di Korea.

“Tujuannya adalah membuat pasukan AS senang dan tetap tinggal, karena adanya ancaman bahwa pasukan AS akan menarik diri,” tambahnya.

Tentang keberadaan klinik-klinik kesehatan bagi para wanita itu, Moon mengatakan, bahwa fasilitas itu sebenarnya ditujukan untuk menjaga kesehatan pasukan AS, bukan para wanita itu. Para tenaga medis tersebut bahkan tidak peduli pada kesehatan para wanaita itu melainkan hanya pada kesehatan seksual mereka.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account