Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

1.000 Warga Eropa Masih Hilang di Nepal

Published 02/05/2015 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

turis eropa di nepalKathmandu, LiputanIslam.com — Sekitar 1.000 orang warga negara-negara Uni Eropa dinyatakan masih belum diketahui nasibnya paska terjadinya gempa bumi yang terjadi akhir pekan lalu. Sementara itu jumlah korban yang tewas akibat bencana itu telah melampaui angka 6.000 orang.

Seorang pejabat Uni Eropa, seperti dilansir BBC News, Sabtu (2/4), mengatakan bahwa kemungkinan besar warga Eropa yang hilang itu berada di sekitar jalur pendakian Gunung Everest atau berada di wilayah Langtang yang terpencil. Sebagian di antara mereka diperkirakan masih hidup, namun terisolir dari bantuan.

Nasib ribuan warga Nepal di wilayah-wilayah terpencil juga masih belum diketahui pasti.

Menteri Informasi Minendra Rijal mengatakan kepada BBC bahwa yang dibutuhkan sekarang adalah aksi nyata, bukan sekedar seminar dan workshop.

“Seminar dan workshop mungkin tidak lagi berguna dalam menangani krisis ini,” katanya.

Di Lapangan Durbar yang terkenal di Kathmandu, tentara, relawan hingga turis asing yang tengah berada di sana membentuk barisan untuk menyingkirkan reruntuhan batu bata gedung-gedung bersejarah, satu demi satu. Batu-batu bata itu akan dipergunakan lagi dalam perbaikan gedung-gedung itu.

Sampai saat ini jumlah korban yang tewas telah mencapai 6.000 jiwa, namun pemerintah Nepal mengatakan korban sebenarnya kemungkinan akan mencapai 10.000 orang, setelah kondisi di wilayah-wilayah terpencil diketahui.

Sementara itu hampir 14.000 orang terluka musibah ini, sementara mereka yang selamat masih harus mendapatkan bantuan kemanusiaan.

Sejauh ini sudah 14 warga Uni Eropa yang tengah mendaki gunung Everest tewas akibat salju longsor yang terpicu oleh gempa bumi. Namun sekitar 1.000 warga Uni Eropa lainnya masih belum diketahui nasibnya.

“Mereka hilang dan kami tidak mengetahui nasibnya saat ini,” kata pejabat utusan Uni Eropa di Nepal kepada BBC News. Namun pejabat Uni Eropa lainnya di Nepal lain memperkirakan sebagian besar dari mereka dalam kondisi selamat.

Gempa bumi 7,8 skala Richter hari Sabtu (25/4) ini terjadi pada musim pendakian pegunungan Himalaya dimana ribuan pendaki gunung dari berbagai negara berkumpul di sekitar Gunung Everest dan beberapa gunung lainnya. Namun sebagian besar dari para pendaki tersebut tidak mendaftarkan dirinya di kedubes negara mereka masing-masing.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account