Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Pemikiran

Penyumbang Sampah Plastik Terbesar Kedua Dunia, Daur Ulang Sampah Plastik Indonesia Masih Rendah

Published 14/09/2019 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

LiputanIslam.com–Indonesia sebagai penyumbang sampah plastik terbesar nomor dua di dunia setelah Tiongkok, yaitu sebesar 11 juta kilogram per hari. Meski begitu, pengelolaan sampah plastik masih rendah, tanggung jawab perusahaan terhadap sampah-sampah mereka pun minim. Dari 11 juta kilogram sampah plastik, yang berhasil dikelola secara baik hanya sebesar 2 juta kilogram per hari. Masih ada sisa 9 juta kilogram sampah per hari yang terus menumpuk di tempat pembuangan akhir.

Data IPR, total konsumsi plastik mencapai 5.66 metrik ton, didaur ulang hanya 1.80 metrik ton.

“Ada lebih dari 380 TPA di Indonesia setidaknya 8.200 hektar yang sebagian akan atau sudah penuh,” kata Dini Trisyanti, Direktur SWI dalam temu media di Jakarta, pekan lalu.

Mengutip riset J Jambeck yang menyatakan, Indonesia sebagai penghasil sampah plastik terbesar kedua di lautan, kata Dini, bukan berarti Indonesia pengguna plastik terbesar kedua di dunia. Namun manajemen sampah plastik salah. Sehingga penting untuk mengurangi sampah terbuang ke lingkungan sekitar dengan meningkatkan akses pelayanan sampah rumah tangga perkotaan, daerah pinggiran dan kepulauan termasuk kota kecil atau menengah.

Lalu apa yang harus dilakukan?

Dini menyarankan agar ada circular economy (ekonomi sirkular) untuk mengatasi masalah sampah plastik. Secara singkat, ekonomi sirkular membuat siklus antara produksi, konsumsi dan daur ulang hingga tak ada sampah seperti di Amerika Serikat. Meski penggunaan sampah plastik di negara tersebut tinggi, namun daur ulang nya pun tinggi sehingga tidak ada sampah plastik yang menumpuk.

Menurut Dini, Ekonomi sirkular mampu mengurangi ekstraksi sumber daya alam, menambah lapangan kerja, meningkatkan ekonomi langsung dan tak langsung, mengurangi sampah ke TPA dan meningkatkan kualitas lingkungan.

Ekonomi sirkular dapat meningkatkan daur ulang yang akan menghentikan 40% sampah plastik berakhir di TPA. Juga memberi pekerjaan kepada lebih dari 400.000 orang. Terlebih, dapat mengamankan lebih dari 200 hektar lahan pertahun untuk jadi TPA.

Mengutip data Ikatan Pemulung Indonesia (IPI), peluang kerja informal sektor ini cukup besar.

Pemulung di Jakarta, sekitar 25.000 orang, 7.000 di Bantar Gebang. Jumlah tenaga kerja terserap di sektor daur ulang plastik, formal bisa 100.000, dan informal 3,3 juta jiwa.

Selain melalui Ekonomi sirkular, perusahaan yang menggunakan kemasan plastik pun harus dituntut untuk bertanggungjawab terhadap sampah yang mereka hasilkan.

Misalnya produk minuman Coca Cola. Mereka mempunyai komitmen global menciptakan food without waste pada 2030. Di Australia, perusahaan Coca Cola sudah menunjukkan upaya tanggung jawab terhadap sampah-sampah yang mereka hasilkan. Pada kemasan minuman, perusahaan ini mencantuman keterangan, bagi yang mengembalikan kemasan akan mendapatkan kembalian A$10 Cent, atau point. Namun di Indonesia, perusahaan ini belum menerapkan hal serupa.

Perusahaan lain di Australia, juga lakukan hal serupa. Upaya-upaya produsen atau perusahaan lebih bertanggung jawab terhadap sampah-sampah mereka, mesti lebih didorong lagi di Indonesia.

Baca juga: Solusi Masalah Sampah: Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Amankah?

Indonesia dengan penduduk sekitar 269 juta jiwa berperan penting dalam mempercepat penerapan circular economy terutama di Asia.

Daur ulang plastik di Indonesia sebenarnya sudah mulai sejak 1970-an. Daur ulang plastik didominasi sektor informal yang berkembang secara mandiri. daur ulang plastik punya imej buruk karena kualitas rendah, kotor, bau dan dinilai murah. Karena itu, katanya, penting ada edukasi masyarakat mengubah pandangan terhadap pendaur ulang plastik di Indonesia dan peran circular economy. (Ay/Mongabay)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pemikiran

Peran Filologi dalam Memahami Teks Filsafat Islam

By Rachel
Pemikiran

Sejarah Penyebaran Manuskrip di Dunia Islam

By Rachel
Pemikiran

Filologi Islam: Definisi dan Sejarah Perkembangannya

By Rachel
Pemikiran

Pentingnya Filologi Islam: Menyelami Warisan, Menegaskan Identitas (2)

By Rachel
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account