Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Pemikiran

Café Sawah Malang, Perpaduan Wisata dan Sanitasi Limbah dengan Sampah

Published 19/10/2019 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE
Sumber: Mongabay

Malang, LiputanIslam.com — Café Sawah terletak di Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Ada yang unik dari tempat wisata sekaligus kuliner ini. Selain sajian kuliner, juga tersedia paket edukasi budidaya tanaman. Wisatawan, bisa bersama petani mulai menyemai bibit hingga panen. Tak ketinggalan juga tersedia paket wisata sapi perah, wisatawan bisa memerah susu sapi dan langsung meminum. Juga pengolahan jadi kerupuk dan susu pasteurisasi.

Ada juga kampung budaya yang menarik wisatawan. Ia menyajikan permainan tradisional, dan menonjolkan sanggar seni di desa. Wisatawan bisa berinteraksi bersama-sama warga. Mengikuti kegiatan berkesenian.

Konsep ini menempatkan masyarakat sebagai pelaku wisata, pemilik sekaligus pengelola.

Omzet café sepanjang 2018 mencapai Rp14 miliar. Café Sawah mempekerjakan putra daerah, sebagian besar anak putus sekolah dan dari keluarga miskin. Café yang dikelola BUMDes ini mempekerjakan 167 orang.

Café dibangun pada 2016. Pemerintahan desa memberi modal awal Rp60 juta. Pada 2017, kembali disuntik modal Rp150 juta. Pemerintah Desa Pujon Kidul, mengeluarkan peraturan desa tentang pengembangan dan pembangunan desa wisata 2016. Perdes mengatur, agar mempekerjakan rumah tangga miskin dan anak putus sekolah di Café Sawah.

Baca juga: Al-Furqon, Ponpes Anti Sampah Plastik di Sumenep Madura

Taman seluas tiga hektar ini tampak tertata rapi, berhias bunga dan tanaman. Aneka sayuran terhampar. Ada selada, tomat, wortel, bawang, cabai sampai kubis. Ada beberapa kolam ikan berisi ikan koi. Uniknya adalah penggunaan air limbah dan sampah yang diolah.

Air di kolam-kolam cafe tersebut ternyata berasal dari limbah dapur dan toilet yang ada di café sawah. Air limbah domestik itu diolah dalam reaktor instalasi pengolahan air limbah (IPAL) terpadu. Air disaring beberapa tahap, ampas kotoran jadi pupuk. Air limbah setelah melalui proses penyaringan mengalir jernih. Selain itu, sisa makanan pengunjung juga jadi pakan bagi unggas dan ikan. Jadi, semua limbah terdaur lagi, tak tersisa dan tak terbuang.

Sumber: Mongabay

Sampah pengunjung pun dikumpulkan dan diolah di tempat pengolahan sampah terpadu (TPS) Pujon Kidul. Setiap dua pekan, dua truk sampah diolah di TPST. Sampah anorganik terdiri dari plastik, kertas, dan karton dijual ke bank sampah. Sedangkan sampah organik jadi kompos.

Kompos telah diujicoba untuk bawang dan selada di TPST. Puluhan pot ditanami sayuran tertata di depan TPST Pujon Kidul. Jadi, dipastikan kompos bisa membuat tanah makin subur.

Melihat keberhasilan Desa Pujon Kidul yang memadukan wisata dengan sanitasi, menarik perhatian 492 pemerintah kota dan kabupaten. Pemerintahan daerah tergabung dalam Aliansi Kota dan Kabupaten Peduli Sanitasi (Akkopsi) ini mengikuti advocacy horizontal learning (AHL) di Café Sawah. (Ay/
Mongabay)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pemikiran

Peran Filologi dalam Memahami Teks Filsafat Islam

By Rachel
Pemikiran

Sejarah Penyebaran Manuskrip di Dunia Islam

By Rachel
Pemikiran

Filologi Islam: Definisi dan Sejarah Perkembangannya

By Rachel
Pemikiran

Pentingnya Filologi Islam: Menyelami Warisan, Menegaskan Identitas (2)

By Rachel
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account