Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Dari Redaksi

Kejahatan Arab Saudi dan Hipokritas AS

Published 29/04/2019 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

Otong Sulaeman

LiputanIslam.com –Hipokritas alias tindakan menerapkan standar ganda, adalah hal yang sangat memuakkan. Apalagi jika tindakan hipokrit ini dilakukan secara terang-terangan. Itulah yang selama ini dilakukan AS. Hipokritas AS itu menjadi terlihat sangat terang-benderang saat mereka bersikap terhadap apa yang terjadi di Arab Saudi.

Sebagaimana yang kita ketahui bersama, AS adalah negara dengan banyak sekali ambisi di dunia. Sejak runtuhnya Sovyet hampir tiga dekade lalu, AS mengklaim diri sebagai satu-satunya kekuatan di dunia, dan merasa paling berhak untuk mengatur segala urusan di dunia.

AS lalu membungkus berbagai ambisinya itu dengan sejumlah jargon yang sangat sering kita dengar, di antaranya yang terpenting adalah demokrasi, kebebasan, HAM, dan yang teranyar, adalah perang melawan terorisme. Keempat prinsip ini menjadi standar resmi AS saat menilai dan berinteraksi dengan negara-negara lain. Akibatnya, sejumlah negara berdaulat di dunia harus merasakan pahitnya sanksi dan intervensi AS atas nama demokrasi, kebebasan, HAM, dan pemberantasan terorisme.

Akan tetapi, dalam pelaksanaannya, perilaku AS itu sangat hipokrit, sehingga keempat prinsip itu sangat sering hanya menjadi permainan kata dan gimmick politik. Ada banyak sekali tindakan yang diambil AS dalam rangka menekan siapapun yang melawan kepentingan AS. Padahal, bukti yang diperlukan sangat jauh dari kata memadai. Sebaliknya, ada banyak sekali tindakan yang bertentangan dengan empat jargon di atas yang dilakukan sejumlah negara. Akan tetapi, karena negara-negara tersebut adalah sekutu AS, tak ada sepatahpun kata yang dilontarkan AS. Apatah lagi tindakan.

Selain Zionis Israel, negara yang secara terang-benderang sedemikian dianak-emaskan oleh AS adalah Arab Saudi. Negara ini bisa disebut berada di garis terdepan dalam hal pelanggaran atas empat prinsip luar negeri AS. Dari sisi demokrasi, misalnya, semua juga tahu bahwa Saudi adalah negara monarki absolut. Suara rakyat sama sekali tak punya tempat di Jazirah Arab.

Soal pemberantasan terorisme, tak ada yang meragukan bahwa Wahabi yang menjadi mazhab resmi negara itu adalah biang kerok ideologi takfiri yang sangat mematikan. Ideologi inilah yang mendasari berbagai tindakan sadis terorisme di seluruh dunia. Demikian juga dengan isu kebebasan yang biasanya memang berkaitan erat dengan demokrasi. Ketika demokrasi dibungkam, jangan harap kebebasan rakyat akan mendapatkan jaminannya.

Sementara itu, terkait dengan isu terakhir, yaitu HAM, baru-baru ini Dunia dikejutkan dengan tindakan Arab Saudi menghukum mati dengan cara dipancung 37 orang yang didakwa sebagai teroris. Para pegiat medsos dan netizen Saudi mengatakan, 32 dari para terhukum mati adalah orang-orang Syiah dari kawasan Qatif. Mereka adalah para ulama dan pelajar agama dari daerah Syarqiyah. Kelompok “Tsuwwar al-Syaikh al-Syahid al-Namir” juga mengkonfirmasi kesyiahan 32 orang tersebut.

Maka, kecaman pun berdatangan dialamatkan kepada pemerintah Arab Saudi. Ini adalah hukuman mati massal yang diyakini banyak pihak sebagai tindakan pelanggaran atas HAM. Akan tetapi, Arab Saudi sama sekali tidak menggubris kecaman-kecaman tersebut.

Kejahatan ini dilakukan pemerintah Arab Saudi, di saat ingatan publik Dunia masih hangat dengan tindakan pihak keamanan Arab Saudi yang memutilasi seorang jurnalis. Saat itupun, kecaman demi kecaman mengalir dan dialamatkan kepada Arab Saudi.

Anehnya, ketika negara-negara Dunia melontarkan kecamannya, AS bersikap diam seribu bahasa. Sungguh hipokritas yang sangat memuakkan. (os/editorial/liputanislam)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Analisis

USAID dan Neokolonialisme AS di Asia

By Farid
Timur Tengah

KTT Luar Biasa OKI Serukan Sanksi terhadap Israel

By Muhammad
Timur Tengah

Blinken: Bin Salman Berminat Normalisasi Saudi-Israel, Tapi Terganjal Perang Gaza

By Muhammad
Timur Tengah

Menlu Saudi: Tak akan Ada Normalisasi dengan Israel Sebelum ada Negara Palestina

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account