Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Dari Redaksi

Dua Agen Itu Bernama ISIS dan ZIONIS

Published 03/04/2017 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

Otong Sulaeman

LiputanIslam.com –Sedikit pengamatan secara jernih akan mengantarkan kita kepada kesimpulan bahwa isu Suriah memang terkait sangat erat dengan nasib Palestina. Lihatlah, bagaimana kejadian-kejadian tragis di Palestina terus berlangsung tiap hari, tapi kejadian-kejadian tersebut hilang lenyap dari pembicaraan kaum Muslimin, termasuk di negara kita.

Silakan telusuri lintasan sejarahnya. Sejak kapan isu Palestina itu lenyap ditelan bumi? Anda akan menemukan bahwa itu terjadi bersamaan dengan menguatnya isu Suriah. Ketika isu Suriah memuncak, yang di antaranya ditandai dengan kemunculan ISIS, isu Palestina juga menjadi senyap. Bahkan yang lebih mengenaskan, tak sedikit ustadz dan jurnalis Muslim yang secara terang-terangan mengajak kaum Muslimin untuk mengabaikan isu Palestina, dan mengalihkan perhatiannya kepada isu Suriah.

Dengan menggunakan pendekatan geopolitik dan ekonomi-politik, kita juga akan menemukan benang merah yang sangat kuat antara isu Palestina dan Suriah, dan itu semua bermuara kepada intrik politik Amerika Serikat. Sebuah dokumen CIA yang akhirnya dirilis secara terbuka menyatakan dengan sangat jelas bahwa Israel punya kepentingan dengan keruntuhan pemerintahan Assad (Bashar dan almarhum ayahnya, Hafez). Karena konsistensi Suriah yang tak pernah mau berdamai dengan Israel (bahkan Suriah menjadi kubu perlawanan paling serius terhadap negara ini), Israel dengan bantuan Amerika merencanakan perpecahan Suriah menjadi beberapa negara kecil dengan ciri masing-masing yang bersifat sangat promordial (berdasarkan agama, madzhab, dan etnis).

Dari sisi kepentingan ekonomi, Amerika dan sekutu-sekutunya sangat terganggu dengan berbagai prospek strategis ekonomi Suriah karena akan menjadi jalur pipa gas dan minyak kawasan Teluk ke Eropa.

Lihatlah, bagaimana negara-negara semisal Turki, Jordania, Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Bahrain, secara serempak menggaungkan tuntutan yang sama persis dengan Amerika dan Israel. Mereka seiring sejalan menuntut apa yang mereka sebut dengan demokratisasi di Suriah yang dicirikan dengan turunnya Assad. Tuntutan ini sebenarnya sangat ganjil mengingat beberapa negara tersebut bercorak monarki yang mengharamkan demokrasi.

Ketika tuntutan demokratisasi tidak membuahkan hasil, muncul tuduhan dan tuntutan lain yang lebih absurd:  Assad adalah Syiah, yang sangat kejam terhadap rakyatnya yang Sunni. Karena itu, Bashar harus dijatuhkan, demi terselamatkannya nasib orang-orang Sunni.

Maka, dengan isu yang sangat sektarian itu, ditambah dengan fitnah hoax yang merajalela, terkumpullah ribuan “jihadis” asing ke Bumi Syam. Seluruh aktivitas mereka dibiayai dan didukung sepenuhnya oleh AS dan sekutu-sekutunya (Eropa dan negara-negara Teluk yang kaya-raya).

Akibatnya, isu utama jihad pun berubah total. Palestina terlupakan. Padahal, apa yang terjadi di Palestina tak berubah sama sekali, bahkan semakin buruk akibat tak adanya lagi suara pembelaan dari kaum Muslimin dunia.

Kini, hampir tak ada lagi yang peduli dengan pembangunan permukiman Yahudi di kawasan Palestina. Tak ada yang peduli dengan pembangunan terowongan di bawah Masjid Al-Aqsa. Tak ada yang membicarakan penahanan dan pembunuhan yang dilakukan hampir tiap hari oleh serdadu Zionis di Gaza dan Tepi Barat.

Sampai batas-batas tertentu, rencana Israel dan Amerika mencapai sasarannya. Serdadu Zionis dengan leluasa mencabik-cabik Bumi Palestina, sedangkan ummat Islam sendiri disibukkan oleh keganasan ISIS dan milisi sejenis. Amerika berhasil memainkan peranannya dengan bantuan dua agennya yang paling mematikan: ISIS dan Zionis.

Maafkan kami Palestina! Banyak di antara kami yang mudah tertipu. (editorial/liputanislam/ot).

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

Hizbullah Konfirmasi Kesyahidan Sayid Safiyuddin, Ini Dia Profilnya

By Muhammad
Timur Tengah

Wakil Komandan Batalyon  9308 Israel Tewas dalam Pertempuran di Lebanon

By Muhammad
Timur Tengah

Hizbullah Resmi Mengaku Bertanggungjawa atas Serangan ke Kediaman Netanyahu

By Muhammad
Timur Tengah

Tentara Israel Nyatakan Puluhan Anggotanya Terluka dalam Pertempuran dengan Hizbullah

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account