Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Mantan Sekjen Liga Arab: Walau Ditumpas, ISIS akan ‘Lahir’ Dengan Nama Lain

Published 14/09/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

amr-moussaManama, LiputanIslam.com — Mantan Sekjen Liga Arab, Amr Moussa, menyatakan bahwa dunia Arab tidak akan menerima setiap upaya yang berusaha memaksakan hukum/ batasan baru di Arab sebagaimana perjanjian Sykes-Picot.

Dalam pernyataannya sebelum dilangsungkan Konferensi yang digelar oleh International Peace Institute di Manama, ia menyebut bahwa Timur Tengah saat ini tidak butuh Sykes Picot, ataupun perjanjian Balfur. Ia mengajak agak semua pihak agar serius memikirkan tatanan/ batasan-batasan kawasan regional.

Perjanjian Sykes Picot, secara resmi dikenal sebagai Perjanjian Minor Asia, adalah perjanjian rahasia antara pemerintah Inggris dan Perancis dengan persetujuan Rusia pada tahun 1916.  Perjanjian ini secara efektif membelah daerah-daerah Arab dibawah Kerajaan Otoman di luar Jazirah Arab sehingga dimasa depan dapat ditentukan dimana kendali atau pengaruh Inggris atau Perancis akan berlaku. Perjanjian ini ditandatangani pada tanggal 16 Mei 1916 dan diberi nama sesuai dengan diplomat Perancis François Georges-Picot dan diplomat Inggris Sir Mark Sykes.

“Menetapkan batasan-batasan kawasan regional bukanlah  sebuah hal yang luar biasa, namun hal itu adalah sebuah kebutuhan,” ujarnya. (baca juga: Harian al-Ghad: Negara-Negara Arab Ikut Membidani Kelahiran ISIS)

Moussa menuduh kekuatan asing mengeksploitasi sentimen sektarian guna memecah belah Timur Tengah. Baginya, kelompok teroris transnasional Irak dan Suriah atau ISIS lahir atas dasar sentimen tersebut. Ia yakin, ISIS bisa dilenyapkan, namun tidak berarti bahwa ISIS tidak akan ‘lahir kembali’ atas nama yang berbeda.

“Jika kita mampu menumpas ISIS hari ini, tapi mendiamkan saja berbagai penyebab penciptaan dan terbentuknya ISIS, maka ISIS akan kembali. Kelompok teroris ini akan kembali lagi 2-3 tahun setelahnya, dengan nama yang berbeda,” jelasnya,seperti dilansir Middle East Monitor, 13 September 2014. (Baca juga: Ini Dia, Deretan Petinggi ISIS di Mosul)

Moussa mengkritik taktik perlawanan terhadap ISIS, yang dinilai tidak efektif. Seperti diketahui, kini AS menggalang koalisi di Timur Tengah untuk bersama-sama memerangi ISIS dengan melakukan invansi kepada Irak dan Suriah. Namun berbagai laporan menunjukkan, ISIS justru diciptakan oleh badan intelejen AS, Israel dan Inggris. (ba)

 

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account