Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Analisis

Para Pemimpin Arab Berduka atas Pemecatan Bolton

Published 11/09/2019 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

London,LiputanIslam.com-Redaktur Rai al-Youm menyatakan, John Bolton dipekerjakan untuk menebar ketakutan. Namun saat trik ini gagal, dia ditendang keluar secara terhina.

Dalam artikel berjudul “Siapakah orang di Timteng yang berduka atas pemecatan Bolton?” Abdel Bari Atwan membahas dalil dan dampak dipecatnya penasihat keamanan nasional AS.

“Bolton meninggalkan posisinya tanpa sanggup mewujudkan impiannya untuk merayakan perubahan pemerintahan Iran di Teheran. Padahal ia telah menjanjikannya dalam pertemuan tahunan kelompok oposisi Iran di Paris.

“Dia juga pergi dengan Venezuela masih diperintah oleh Nicolas Maduro, bukan oleh Juan Guaido. Ibukota Korut, Pyongyang, juga masih berdiri tegak tanpa dibombardir. Bolton pergi saat masih banyak impian semacam ini dalam daftarnya,”tulis Atwan.

“Ada banyak orang yang frustasi usai menerima kabar pemecatan Bolton. Yang paling utama adalah Benyamin Netanyahu (PM Israel) dan sejumlah penguasa Arab di Teluk, khususnya Saudi dan UEA. Mereka berharap, dengan adanya Bolton di kabinet AS, Iran akan diserang dan digulingkan, sehingga muncul sebuah pemerintah pro-AS yang keputusan pertamanya adalah membuka kedubes Israel di Teheran,”lanjutnya.

Menurut Atwan, Bolton datang ke Gedung Putih lantaran sikap radikalnya terhadap Arab dan Muslim. Dia juga menentang penarikan pasukan AS dari Afghanistan, Irak, dan Suriah. Trump selalu diprovokasi olehnya untuk meluluhlantakkan tiga negara itu, walau harus menggunakan bom nuklir.

“Trump mengaku, Bolton dipecat karena perbedaan pendapat dengan dirinya terkait sejumlah isu. Ini klaim konyol, karena Trump sendiri yang memberi jabatan kepada Bolton. Bolton dipilih lantaran sikap radikalnya dalam berkas-berkas regional, khususnya Iran, Korut, dan Venezuela,”tandas Atwan.

“Tidak ada penjelasan untuk kontradiksi ini, kecuali kita mengatakan bahwa Trump mempekerjakan Bolton sebagai penebar horor. Namun saat upaya ini gagal karena Iran, Venezuela, dan Korut tidak mau tunduk, maka peran Bolton berakhir dan diusir secara terhina,”imbuh Atwan.

Atwan berkeyakinan, Bolton kerap mengumbar ancaman perang, tapi tak punya nyali untuk itu. Sebab dia percaya bisa menuntut banyak dari musuh-musuh AS melalui perundingan. Oleh karena itu, dia terus mengemis untuk bertemu dengan petinggi Korut dan Iran.

“Dengan dipecatnya Bolton, kemungkinan perang atas Iran sangat berkurang. Besar kemungkinan bahwa para penguasa Arab yang mendukung perang atas Iran mengibarkan bendera duka cita atas kepergian Bolton. Namun, dengan alasan-alasan yang sudah jelas, kami tidak akan bergabung dalam duka cita mereka,”pungkas Atwan. (af/alalam)

Baca Juga:

Ancaman Perang Berkurang dengan Mundurnya Bolton

Video: Sirine Berbunyi di Israel, Netanyahu Hentikan Pidato dan Kabur

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Analisis

Sang Pria Tua dari Teheran dan Strategi Ala Stoik: Keseimbangan antara Rudal dan Diplomasi

By Rachel
Analisis

USAID dan Neokolonialisme AS di Asia

By Farid
Analisis

11 Fakta ‘Kekalahan’ Israel di Front Palestina

By Farid
Analisis

BRICS dan Potensi Lumpuhnya Sanksi terhadap Iran

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account