Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Analisis

Hillary Clinton dan Shoah Suriah

Published 24/03/2016 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

Gilad-AtzmonOleh: Giladz Atzmon

Berikut ini adalah isi email yang ditujukan untuk Hillary Clinton, yang dibocorkan oleh Wikileaks:

Dari: Sidney Blumenthal

Untuk: Hillary Clinton

Tanggal: 23 Juli 2012

“Jika rezim Assad jatuh, maka Iran akan kehilangan satu-satunya sekutu di Timur Tengah dan akan terisolasi. Di saat yang sama, jatuhnya House of Assad akan memicu perang sekterian antara Syiah dan mayoritas Sunni di kawasan Iran, dan dalam pandangan komandan Israel, hal ini bukanlah hal yang buruk baik bagi Israel ataupun sekutunya, negara-negara Barat.” (Https://wikileaks.org/clinton-emails/emailid/12171)

Pada tahun 1982, Oded Yinon, seorang wartawan Israel, yang sebelumnya memiliki keterkaitan dengan Kementrian Luar Negeri Israel, menerbitkan dokumen yang berjudul ‘A Strategy for Israel in the Nineteen Eighties.’ Rencana strategis ini kemudian dikenal dengan ‘Oded Yinon’s Plan’ yang menyebutkan bahwa Israel harus mempertahankan superioritasnya di kawasan, dan karena itulah, maka negara-negara Arab, tetangganya, harus dipecah berdasarkan unit sekterian melalui perang tanpa akhir. Oded Yinon’s Plan secara tersirat menunjukkan bahwa jika dunia Arab dan kaum Muslim saling membunuh satu sama lain, maka hal ini adalah ‘polis asuransi’ bagi Israel.

Banyak pengamat Timur Tengah dan urusan luar negeri Amerika sekarang menyadari bahwa kekacauan di Timur Tengah memiliki banyak hubungan dengan Israel dan lobi-lobi Yahudi di seluruh dunia. Namun, baru-baru ini berkat bocornya email dari Hillary Clinton, maka kita bisa mengkonfirmasi kebenaran dari ‘Oded Yinon’s Plan – secara de facto, merupakan strategi Israel untuk menciptakan kekacauan sekterian di Timur Tengah.

Menurut Wikileaks, arsip dari Hillary menunjukkan bahwa pada tahun 2012, dinas intelejen Israel menganggap bahwa potensi perang Sunni-Syiah di Suriah merupakan perkembangan yang menguntungkan bagi negara Israel dan Barat.

Dalam sebuah email yang dikirim oleh Sidney Blumenthal untuk Hilary Clinton, disebutkan bahwa Iran akan kehilangan sekutunya di Timur Tengah jika Presiden Suriah Bashar Al Assad jatuh, dan jatuhnya Assad sama sekali bukanlah hal yang buruk bagi Israel.

Hal ini penting untuk menunjukkan bahwa dalam email kepada Clinton, Blumenthal juga mengutip pandangan alternatif yang lebih masuk akal dan kurang antusias tentang eskalasi di Suriah. “Para pejabat keamanan Israel percaya bahwa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yakin bahwa perkembangan ini (memperluas perang sipil Arab) akan mempan untuk menyebabkan mereka membiarkan Israel, yang hanyalah ‘musuh di perbatasan’.”

Email ini memungkinkan kita untuk melihat perdebatan politik Israel pada tahun 2012. Israel harus memutuskan apakah mereka akan menghancurkan Suriah untuk melemahkan Iran? Atau alternatif lainnya, apakah harus menghajar Iran langsung untuk menghancurkan Iran? Sejarah menunjukkan bahwa keputusan yang diambil adalah opsi pertama, bahwa yang harus dihancurkan pertama kali adalah Suriah. Dan hasilnya sangat mengecewakan Israel karena kini Iran jauh lebih kuat dibandingkan sebelumnya.

Mengejutkan, pada akhir 2015, setelah bertahun-tahun tahun perang saudara Suriah dengan ratusan korban jiwa dan jutaan orang mengungsi, Hillary tampaknya masih menggunakan formula ‘bahwa kekhawatiran Israel terhadap Iran harus dibereskan dengan berperang dan mengorbankan rakyat Suriah’. Dalam sebuah email yang ditulis oleh Hillary, 30 November 2015, ia menulis, “Cara terbaik untuk membantu Israel dalam mengatasi kemampuan nuklir Iran yang meningkat adalah dengan membantu rakyat Suriah menggulingkan rezim Bashar Al Assad.”

Israel bukanlah satu-satunya yang harus disalahkan untuk shoah (bencana) Suriah. Hillary juga turut andil dan harus bertanggung jawab. Saya menyarankan kepada Nyonya Hillary untuk mempertimbangkan mengundang beberapa pengungsi Suriah untuk menetap di kotanya. Langkah seperti itu akan membuktikan bahwa ia memiliki empati, memiliki kasih sayang, dan mudah-mudahan ia merasa menyesal.

—

Giladz Atzmon adalah seorang penulis berdarah Yahudi, namun menentang keras pendudukan Israel dan Zionisme. Tulisan ini diterjemahkan dari artikel di blog pribadinya, http://www.gilad.co.uk/

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Analisis

Sang Pria Tua dari Teheran dan Strategi Ala Stoik: Keseimbangan antara Rudal dan Diplomasi

By Rachel
Analisis

USAID dan Neokolonialisme AS di Asia

By Farid
Analisis

11 Fakta ‘Kekalahan’ Israel di Front Palestina

By Farid
Analisis

BRICS dan Potensi Lumpuhnya Sanksi terhadap Iran

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account