Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Analisis

Gatot, PSK, dan Perubahan Sosial

Published 03/07/2014 5 Min Read
Share
5 Min Read
SHARE

Rijal MumazziqOleh: Rijal Mumazziq*

Sikapnya hangat bersahabat, gaya bicaranya ceplas-ceplos, ekspresi dan gesturnya juga khas. Saat bercerita, bibirnya terus menerus mengepulkan asap rokok.

“Ya begini ini saya, Mas. Apa adanya. Suroboyoan… hahaha.” tawanya meledak. Tubuhnya berguncang mengimbangi ledakan tawanya.

Namanya Gatot Krisbiantoro. Dulu ia adalah salah satu penguasa di kawasan lokalisasi Bangunsari Surabaya. Selain Dolly, Bangunsari adalah lokalisasi yang pernah berjaya di Kota Pahlawan itu. Namun, berkat aksi pendampingan beberapa ulama yang teegabung dalam IDEAL (Ikatan Dai Area Lokalisasi), Bangunsari bisa ditertibkan menjadi hunian rumah tangga. Di samping itu, ada sosok KH. Khoiron Syuaib yang puluhan tahun membantu PSK keluar dari lembah hitam.

Pria bertubuh tinggi besar ini hampir 25 tahun ia malang melintang dalam bisnis haram. Berbagai kegiatan maksiat tentunya pernah ia lakoni. Sejak tahun 2000, ia insyaf. Allah memberinya hidayah melalui ucapan KH. Khoiron Syuaib, pria yang sebelumnya ia musuhi.

“Saat itu Abah ceramah. Ya isinya kayak biasanya. Tapi saat mendengar kalimat ini, ‘Harta itu tidak ada batasnya, tapi kalau umur ada batasnya’, aneh, saya langsung gemetar. Hati saya nelongso, ingat mati. Akhirnya ya ikut Abah,” kata Gatot.

Abah adalah panggilan sayang dari Gatot untuk KH. Khoiron Syuaib. Kiai Khoiron adalah dai yang mengentaskan para PSK di lingkungan lokalisasi di Surabaya, khususnya di Lokalisasi Bangunsari. Berbagai caci maki dan teror pernah ia rasakan. Adapun Gatot, saat itu merupakan pihak yang selalu merintangi jalan dakwah Kiai Khoiron.

“Lha, para PSK ini kan lahan kehidupan saya. Kalau PSK berhenti, saya mau makan apa. Dulu saya mikirnya seperti itu,” kata Gatot.

Sebelum berhenti dari kehidupan kelamnya, Gatot kebagian tugas mencari calon PSK di berbagai daerah. Pelosok Jawa Timur dan sebagian Jawa tengah pernah ia jelajahi guna mencari mangsa. Menurutnya, di setiap daerah selalu ada pemasok tetap calon PSK. Calon PSK ini kemudian disepulai ke luar Jawa oleh jaringan tertentu. Paling banyak ke Papua. Penyebab perempuan ini menjadi PSK bermacam-macam: ada yang terdesak ekonomi, dihianati suami, hingga dijual oleh suaminya sendiri maupun oleh keluarganya. “Ada pula yang ditipu,” katanya menambahkan.

Lucunya, saat itu ia seringkali bermain judi bersama teman-temannya di samping rumah Kiai Khoiron. Sambil mabuk, tentunya. Saat Kiai Khoiron pulang dari masjid dan melewati gerombolan penjudi tersebut, Gatot malah menyoraki Kiai Khoiron, “Halooo Pak Kiai….mari main pak kiai….,” kata Gatot sambil menirukan ucapan di masa lalunya tersebut.

Adapun Kiai Khoiron saat itu hanya tersenyum, tidak marah, dan tidak mengusir gerombolan tersebut.

Kiai Khoiron Syuaib (kiri) dan Gatot (kanan)
Kiai Khoiron Syuaib (kiri, peci putih) dan Gatot (kanan)

Dikonfirmasi mengenai hal ini, Kiai Khoiron membenarkan. Ia mengaku tugasnya hanya menyampaikan apa yang telah ia ketahui, perkara hidayah adalah hak prerogratif Allah. Saat ini, oleh Kiai Khoiron, Gatot dilibatkan dalam kegiatan pengetasan PSK, sekaligus menjadi salah satu pengurus di Pondok pesantren Raudlatul Khoir, pesantren yang dirintis oleh Kiai Khoiron di belakang kediamannya. Dalam proses mengentaskan PSK, seringkali Gatot menemui fakta yang memiriskan hatinya.

“Ada almarhumah yang meninggal karena HIV. Setelah dilacak, ternyata alamat aslinya tidak ada. Keluarganya juga tidak jelas. Akhirnya kamilah yang mengurusi. Begitu pula ketika ada yang sakaratul maut, ya kami ini yang diminta mengurusi,” kata Gatot.

Mengubah jalan hidup, dari preman menjadi relawan, bukan hal mudah. Selain mendapatkan pertentangan keras dan permusuhan dari rekan-rekan sesama preman, ia masih gamang memikirkan rezeki buat keluarganya seusai berhenti dari kegiatan di lokalisasi.

“Tapi oleh Abah Khoiron saya diyakinkan agar berusaha mencari penghasilan yang halal. Akhirnya, alhamdulilah saya menekuni bisnis jual beli mobil. Ayo kalau ada teman yang mau beli, dijamin kualitasnya.” kata Gatot setengah berpromosi.

Gatot menuturkan, saat ini dirinya lebih tenang menjalani hidup. Ia hanya ingin tenang menjalani kehidupan sembari menebus kesalahannya di masa lalu dengan berbuat baik kepada siapapun, kapanpun dan di manapun. “Setelah saya berhenti, alhamdulillah, ada beberapa teman yang ikut. Bahkan, berkat pendekatan Abah Khoiron, ada suami istri mucikari yang bertaubat kemudian berangkat haji,” kata pria yang mengidolakan Bung Karno dan Gus Dur ini.

Gatot Krisbiantoro menjadi salah satu bukti bahwa dakwah membutuhkan strategi yang khas, yang elegan, dan butuh proses panjang agar hasil akhirnya memuaskan dan mendapatkan ridla Allah. Dalam teori perubahan fungsional, perubahan sosial dapat terjadi dengan diawali oleh tekanan-tekanan, kemudian terjadi integrasi dan berakhir pada titik keseimbangan yang mungkin tidak sempurna, namun akan mendorong proses perubahan selanjutnya. Kiai Khoiron Syuaib dan Gatot mewakili sebuah elemen masyarakat yang memelopori perubahan, yang insya Allah lambat laun akan diikuti oleh elemen-elemen lainnya.[]

*Penulis adalah Direktur Penerbit Imtiyaz Surabaya

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Analisis

Sang Pria Tua dari Teheran dan Strategi Ala Stoik: Keseimbangan antara Rudal dan Diplomasi

By Rachel
Analisis

USAID dan Neokolonialisme AS di Asia

By Farid
Analisis

11 Fakta ‘Kekalahan’ Israel di Front Palestina

By Farid
Analisis

BRICS dan Potensi Lumpuhnya Sanksi terhadap Iran

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account