Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Rusia Bisa Lumpuhkan Ekonomi AS-Uni Eropa

Published 04/05/2014 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

dollarMoskow, LiputanIslam.com — Rusia dapat melumpuhkan ekonomi AS dengan meninggalkan mata uang dolar dalam perdagangannya dengan mitra-mitra bisnis utamanya di Asia seperti Cina dan India. Demikian analisa pakar ekonomi Rusia dan Ketua Centre of Strategic Communications, Dmitry Abzalov, kepada kantor berita Voice of Russia, Minggu (4/5).

Menurut Abzalov, ekonomi dan bisnis hanya bisa berkembang di dalam kondisi sosial politik yang stabil, dan dalam hal ini baik Amerika maupun Uni Eropa justru berada pada kondisi yang berbeda. Sebaliknya kawasan timur (Asia) justru terjadi kestabilan yang mendorong tumbuhnya ekonomi dan bisnis.

“Ekonomi Eropa masih berada di dalam belitan krisis, sementara Cina, sebagai contoh, tumbuh pesat. Barat, termasuk Amerika, mulai menuai kerugian ekonominya akibat sanksi terhadap Rusia terkait krisis Ukraina, yang tidak ada pengaruhnya di timur (Asia). Itulah sebabnya saat ini ekonomi Rusia (investasi, ekspor, impor dan teknologi) berkembang ke timur. Daripada Amerika dan Uni Eropa, target kita sekarang adalah Asia,” kata Abzalov.

Rusia telah menetapkan untuk mengembangkan hubungan bisnisnya dengan negara-negara Asia. India, contohnya, kini menjadi partner bisnis peralatan militer khususnya untuk segmen teknologi tinggi. Sedang dengan Cina hubungan Rusia berbasis pada sektor sumber daya alam, enginering, dan teknologi militer
Russia has decided to develop cooperation with Asian countries.

Dalam kunjungannya ke Cina bulan ini, Presiden Putin diyakini akan menandatangani kontrak pembelian gas alam Rusia oleh Cina. Cina adalah kekuatan ekonomi terbesar di dunia setelah AS dan tidak lama lagi akan melampaui AS. Pertumbuhan ekonomi Cina secara langsung maupun tidak akan memberikan keuntungan besar kepada Rusia.

Para analis termasuk Abzalov percaya bahwa sanksi-sanksi yang diberikan AS dan Uni Eropa justru dapat memperkuat posisi negara-negara berkembang, termasuk Rusia. Industri lokal justru bisa berkembang karena faktor eksternal.

Menurut pimpinan Centre of Economic Research at the Institute of Globalization and Social Movements, Vasily Koltashov, para pemimpin Eropa hanya berfikir jangka pendek untuk menguasai pasar, termasuk ekonomi Rusia. Maka mereka akan selalu “mengganggu” Rusia jika yang terakhir menunjukkan sikap independensinya dalam menentukan kebijakan ekonominya sendiri.

Menurut Vasily, dengan prospek pertumbuhan ekonomi yang tinggi di Asia dibandingkan Eropa, pembentukan “Pasar Modal Asia” sangat dimungkinkan dan dapat menjadi pesaing serius New York dan London. Dan bagi Rusia sebagai negara kaya sumber energi, akan menjadi kekuatan penentu yang diperhitungkan.

Lebih jauh dengan ekonomi Cina yang tumbuh pesat, konsumsi minyak dan gas pun akan terus meningkat, dan dapat mempengaruhi pengambil kebijakan Cina untuk membuat pasar minyak dan gas baru bersama Rusia, yang bebas dari ketergantungan pada barat.

Pada tahun 1980 Cina hanya menghabiskan 3% produksi minyak dunia. Saat ini Cina menghabiskan 10% produksi minyak dunia, meninggalkan Jepang dan hanya tertinggal dari Amerika. Dalam beberapa tahun ke depan diperkirakan Cina akan menjadi komsumen minyak terbesar di dunia.

Dalam pasar minyak global baru yang dibentuk Rusia bersama Cina, dan juga India sebagai salah satu negara komsumen minyak terbesar, mereka bisa saja meninggalkan dolar sebagai alat pembayarannya dan menggantinya dengan mata uang sendiri: roubles, yuans dan rupees. Dalam situasi seperti ini, kata Vasily, mata uang dolar akan tenggelam dan Amerika pun kehilangan pengaruhnya.(ca/voice of russia)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account