Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Analisis

Media AS: Iran Menang dalam Penentuan Masa Depan Timteng

Published 25/10/2019 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Washington,LiputanIslam.com-Dalam analisis tentang perkembangan terbaru di Asia Barat (Timteng), Foreign Policy menyebut Iran sebagai pemenang dalam kontes penentuan masa depan kawasan tersebut.

Menurut media AS ini, rudal-rudal cruise dan nirawak yang menyasar jantung industri minyak Saudi pada 14 September lalu adalah “tanda dari serangan akurat terhadap paradigma yang berkuasa di dunia saat ini.”

Foreign Policy menganggap serangan ini sebagai refleksi dari “dunia yang tengah mengalami perubahan fundamental;” yang di dalamnya Rusia, Tiongkok, dan kekuatan-kekuatan regional, seperti Iran, berupaya untuk meruntuhkan hegemoni AS.

Urgensi historis dari perkembangan Timteng, tulis Foreign Policy, tersirat dalam wawancara Qassem Soleimani beberapa waktu lalu.

Komandan pasukan Qods IRGC itu dalam wawancaranya memaparkan kondisi kawasan yang berujung pada perang Hizbullah-Israel di tahun 2006. Soleimani menyinggung ucapan Condoleezza Rice (mantan menlu AS) yang menyebut Perang 33 Hari sebagai “tanda-tanda kelahiran Timur Tengah Baru.”

Baca: Senator AS: Kita Biayai Proyek Militer AS dengan Minyak Suriah

“Sama seperti tahun 2006, dunia saat ini kembali menyaksikan tanda-tanda kelahiran Timur Tengah Baru. Namun tentu sangat berbeda dengan apa yang dibayangkan Rice,”tulis Foreign Policy.

“Dalam satu setengah dekade lalu, semua perang yang dilancarkan Washington dan sekutunya terhadap front pimpinan Iran selalu gagal. Hizbullah pada tahun 2006  memaksa Israel bertekuk lutut. Pengaruh Iran di Irak kian mengakar. Iran dan sekutunya juga menang dalam perang Suriah. Selain itu, kampanye tekanan maksimum Trump gagal menundukkan Iran.”

“Dari hari ke hari, semakin jelas bahwa seiring keputusan Trump untuk menambah pasukan AS di Teluk Persia, kebijakan-kebijakan impulsifnya kian menguatkan pendapat bahwa AS adalah sekutu yang tak bisa diandalkan. Hal ini juga mempercepat kemunculan perimbangan-perimbangan baru dunia, yang jauh dari inisiatif ekonomi dan keamanan yang digagas AS.”

Foreign Policy berpendapat, AS beserta sekutu Eropa dan regionalnya di Timteng tak lagi memiliki pandangan yang seragam. Hal ini bisa dilihat dari keputusan Trump untuk menarik pasukan AS dari Suriah, juga tindakannya yang mengeluarkan AS dari JCPOA.

“Saat ini, terdapat sinyal-sinyal kuat bahwa koalisi negara-negara Arab dan Israel, yang dimobilisasi Trump untuk melawan Iran, berada di ambang keruntuhan. Di saat Benyamin Netanyahu sedang berkutat untuk menyelamatkan karir politiknya, para sekutu Trump di Saudi dan UEA sepakat dengan masyarakat internasional, bahwa interaksi dengan Iran sangat vital demi mengurangi gesekan regional dan menemukan solusi untuk krisis Timteng,”pungkas Foreign Policy. (af/alalam)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Analisis

Sang Pria Tua dari Teheran dan Strategi Ala Stoik: Keseimbangan antara Rudal dan Diplomasi

By Rachel
Analisis

USAID dan Neokolonialisme AS di Asia

By Farid
Internasional

Amerika Khawatir Jika Israel Harus Berhadapan dengan Hizbulah Lebanon

By Farid
Berita Video

[Video:] Hizbullah Gempur Posisi Pasukan Israel

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account