Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Pengamat: Kabinet Baru Wacanakan Kepentingan Elit Politik 2024

Published 24/10/2019 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE
Sumber: Kompas

Jember, LiputanIslam.com — Pengamat politik Universitas Jember Hermanto Rohman MPA, menilai kabinet baru bernama Kabinet Indonesia Maju yang disusun oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin merupakan wacana dari kepentingan elit politik tahun 2024 mendatang.

“Kabinet itu mewacanakan peluang orang baru, non partisan, dan kontroversial yang praktis terbentuk karena bersatunya kepentingan parpol elit penguasa parlemen untuk back to zero 2024,” katanya di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (24/10).

Ia menilai kabinet baru seakan-akan didesain sebagai kabinet kerja untuk visi Indonesia Maju 2045, meskipun tantangannya adalah bagaimana menteri yang ditunjuk bisa membawa perubahan dan budaya kerja baru di peran vital, salah satunya pendidikan sebagai pilar pembangunan SDM yang menjadi sorotan isu yang menonjol.

“Profil Mendikbud yang ditunjuk lebih menonjol pada reorientasi pendidikan untuk menghadapi tantangan ekonomi dan kemajuan zaman, namun sejatinya pendidikan sebagai pembangunan karakter bangsa serta institusi mencetak budaya keilmuan belum tergambarkan,” ucap dosen administrasi publik FISIP Unej itu.

Mengenai isu ekonomi lainnya tidak jauh beda dengan kabinet yang lalu di sektor energi, sumber daya alam dan investasi dengan mempertahankan figur lama Luhut dan Airlangga sebenarnya menggambarakan pilihan pragmatis pada bumper kepentingan pemilik modal besar daripada pilihan idealis kedaulatan negara dalam pengelolaan sumberdaya dengan tersingkirnya Susi Pujiastuti.

Dalam penanganan isu politik, hukum dan HAM yang lemah pada pemerintahan Jokowi periode lalu, kini di Kabinet Indonesia Maju kental dengan pendekatan “represif” dengan negara harus kuat dan tegas terhadap isu radikaalisme dan intoleransi.

Namun ketakutan publik pada pola “represif” tersebut diminimalisir Jokowi dengan menawarkan sosok Mahfud MD sebagai koordinator dan figur sipil.

“Prediksi saya bahwa fakta kabinet untuk kepentingan politik 2024, sehingga tidak ada yang menonjol sebagai representasi kader partai tertentu (back to zero) maka bisa fokus untuk bekerja,” katanya.

Baca juga: Tidak Dimasukkan Kabinet, Demokrat Hormati Keputusan Presiden Jokowi

Sementara menurut pengamat kebijakan publik dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Dr. Slamet Rosyadi, Komposisi menteri dalam Kabinet Indonesia Maju sudah ideal secara politik maupun administratif.

“Komposisinya sudah bagus, secara politik dan administratif sudah ideal,” katanya di Purwokerto, Kamis.

Terlebih lagi, kata dia, dalam Kabinet Indonesia Maju banyak sosok baru yang selama ini dikenal publik sebagai figur yang kompeten dan profesional. (Ay/Antara)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account