Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Internasional

Al-Mayadeen: Kunjungan Delegasi UEA ke Iran adalah Alasan untuk Keluar dari Koalisi Saudi

Published 31/07/2019 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

AbuDhabi,LiputanIslam.com-Stasiun televisi al-Mayadeen melaporkan, pertemuan patroli laut antara Iran dan UEA di Teheran menunjukkan, Abu Dhabi sedang mencari alasan untuk keluar dari koalisi agresor ke Yaman.

Dalam laporan bertajuk “Sebab UEA Berpaling kepada Teheran,” Selasa (30/7), al-Mayadeen menilai, langkah Abu Dhabi adalah bukti kegagalan pertaruhan atas dukungan AS kepada negara-negara Teluk dalam kemungkinan perang melawan Iran.

Pertemuan kelima dan terakhir patroli laut Iran-UEA dilangsungkan pada 2013 lalu. Beberapa pekan sebelum ini, tak seorang bisa membayangkan pertemuan semacam ini di Teheran, lantaran meningkatnya tensi yang dipicu AS di Teluk Persia dan tercantumnya nama UEA serta Saudi dalam daftar “Tim B.”

Tim B adalah istilah yang dipopulerkan Javad Zarif (menlu Iran). Maksudnya adalah John Bolton, Benyamin Netanyahu, Muhammad bin Salman, dan Muhammad bin Zayed.

Baca: Trump Sebut Iran Tak Pernah Kalah dalam Perundingan

Namun, pertemuan di Teheran menunjukkan bahwa akhirnya Iran merespon upaya UEA, setelah berkali-kali mengabaikannya.

Sebelum ini, Abu Dhabi telah melewati garis merah, dengan tindakan agresi ke Yaman dan memprovokasi perang atas Iran, sampai akhirnya Iran menunjukkan amarah usai menembak jatuh nirawak AS yang lepas landas dari wilayah UEA.

Usai bergabungnya UEA dalam agresi langsung atas Iran, sekjen Hizbullah mendorong Saudi dan UEA untuk mundur dari rencana penghancuran kawasan dan ketaatan terhadap Trump, yaitu dengan menyebut Abu Dhabi dan Riyadh sebagai “kota-kota kaca.”

Mundurnya pasukan UEA dari sejumlah kawasan di Yaman menunjukkan bahwa Abu Dhabi tidak meyakini dukungan Washington dalam menghadapi Teheran. Abu Dhabi juga berupaya mengirim pesan-pesan rahasia ke Teheran melalui sejumlah pihak.

Dengan tiadanya keyakinan akan dukungan AS terhadap Dewan Kerjasama Teluk (GCC), wakil Saudi di PBB untuk kali pertama menyatakan kesiapan Riyadh memulai hubungan diplomatik dengan Iran. Hal ini ditunjukkan pula dengan pembebasan sebuah kapal Iran setelah ditahan Saudi selama 2,5 bulan.

Di lain pihak, upaya AS untuk membentuk koalisi pengamanan jalur pelayaran di Teluk Persia menemui jalan buntu. Seruan Pompeo kepada Jepang, Korsel, Prancis, dan Jerman untuk melindungi kapal-kapal mereka di Teluk tidak mendapat respon signifikan. Sampai-sampai menlu AS menyatakan, pembentukan koalisi semacam ini butuh waktu lebih lama. Apalagi menlu Jerman juga menyatakan, Berlin memilih jalur diplomatik untuk mengurangi tensi di kawasan. (af/alalam/irna)

Baca Juga:

Analis AS: Pertikaian Washington dan Sekutunya Terkait Iran Kian Meruncing

Saudi Nyatakan Kesiapannya untuk Kerjasama Arab dengan Iran

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account