Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Suvenir iPod Sekretaris MA Disita Negara

Published 27/04/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

IPod_5G,_nano_2G,_shuffle_2GJakarta, LiputanIslam.com — KPK menetapkan, iPod Shuffle suvenir pesta pernikahan anak Nurhadi, Sekretaris MA, jadi milik negara. Cendera mata itu total senilai Rp 1,7 miliar.

Giri Suprapdiono, Direktur Gratifikasi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan, setidaknya ada tiga alasan mengapa suvenir iPod yang diberikan kepada sejumlah hakim saat resepsi pesta pernikahan anak Nurhadi, di Hotel Mulia, Jakarta, pada Sabtu (15/3), harus menjadi milik negara.

Pertama, hakim memiliki kedudukan istimewa, sehingga standar etika juga lebih tinggi. Dalam kode etik hakim, para pengadil itu dilarang menerima pemberian, berapapun nilainya jika terkait perkara dan ada konflik kepentingan.

“Adapun pemberian dari acara kultural dibatasi nilainya, yaitu maksimal Rp 500 ribu,” kata Giri.

Kedua, setelah dilakukan kajian, KPK menemukan nilai dan harga iPod dari sisi penerima dan harga pasar adalah Rp 699 ribu. “Bahkan dari harga ketika dibelipun lebih dari Rp 500 ribu, karena ada biaya lainnya,” sambungnya. Nurhadi sendiri sebelumnya mengklaim, harga per unit iPod yang dibeli sebagai cendera mata kepada para tamu undangan pesta pernikahan anaknya itu di bawah Rp 500 ribu.

“Sedangkan alasan ketiga, yakni mempertimbangkan unsur moral dan kepatutan etika pejabat dan pegawai negeri agar menjadi teladan dan tidak melukai rasa keadilan masyarakat, sebagaimana slogan penegakan hukum “Demi Keadilan,” paparnya. Dia menambahkan, sejauh ini, sudah ada 256 orang yang menyerahkan iPod itu kepada KPK. Dari jumlah itu, kata Giri, sebanyak 236 orang di antaranya adalah hakim.

Direktur Gratifikasi KPK itu pun meminta kepada semua hakim yang menerima suvenir iPod untuk segera melapor, paling lambat tujuh hari kerja. Dan sudah harus diserahkan ke negara setelah pimpinan KPK mengeluarkan surat keputusan terkait hal itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, gara-gara dinilai terlalu mewah, suvenir pernikahan anak Nurhadi, sempat memicu konroversi. Di dalam undangan yang diterima para tamu terdapat kartu (seperti ATM) yang menggunakan barcode. Kartu itulah yang kemudian ditukarkan dengan suvenir sebuah iPod Shuffle yang harganya diduga sekitar Rp 700 ribu. Padahal Nurhadi menyebar sekitar 2.500 undangan, sehingga diperkirakan untuk dana suvenir saja bisa mencapai Rp 1,7 miliar.(ca/nefosnews)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account