Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Iran Sebut Pertemuan Wina Tak Cukup untuk Selamatkan Perjanjian Nuklir

Published 29/06/2019 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE
Negara-negara penandatangan perjanjian nuklir Iran, JCPOA, sebelum AS keluar darinya.

Wina, LiputanIslam.com –   Negara-negara penandatangan yang masih tersisa dalam kesepakatan nuklir Iran, Rencana Aksi Komprehensif (JCPOA), mengadakan pertemuan di Wina, ibukota Austria, Jumat (28/6/2019), sebagai upaya terakhir untuk mempertahankan perjanjian ini setelah AS keluar darinya secara sepihak pada tahun 2018.

Tentang ini, Wakil Menlu Iran Abbas Araqchi menilai ada suatu kemajuan dalam pertemuan itu, tapi belum memenuhi desakan Teheran.

“Itu merupakan langkah maju, tapi masih belum cukup dan tidak memenuhi harapan Iran,” ujar Abbas Araqchi kepada wartawan, setelah hampir empat jam berunding dengan para diplomat senior Inggris, Cina, Prancis, Jerman dan Rusia.

Baca: Analis AS Sebut Sanksi Baru Trump atas Iran Cuma Simbol

Pada Mei 2018 Presiden AS Donald Trump menarik negaranya dari JCPOA, sebuah perjanjian multilateral yang diteken Iran bersama enam negara terkemuka dunia pada tahun 2015. AS kemudian memberlakukan kembali sanksi sepihak terhadap Iran yang semula dicabut berdasarkan JCPOA.

Belakangan ini, negara-negara Eropa yang terlibat dalam JCPOA dikenai ultimatum dua bulan untuk membantu Iran mengendalikan sanksi AS, dan jika ini tidak dipenuhi maka Iran akan mengurangi komitmennya kepada JCPOA pada 7 Juli mendatang.

Pada awal Mei lalu, Teheran menangguhkan batas-batas pada produksi uranium yang diperkaya dan air berat. Meski tindakan ini secara teknis tidak melanggar kesepakatan, namun menandakan menipisnya kesabaran Teheran.

Baca: Zarif: Pemula Perang Terhadap Iran Jangan Harap Dapat Mengakhirinya

“Keputusan untuk mengurangi komitmen kami telah dibuat di Iran dan kami melanjutkan proses itu kecuali jika harapan kami terpenuhi,” ungkap Araqchi.

Mengenai instrumen perdagangan baru Eropa dengan Iran (INSTEX), Araqchi menyatakan Eropa telah mengkonfirmasi bahwa mekanisme ini sekarang sudah “operasional” dan transaksi pertama sudah diproses. Namun, dia menilainya ini masih belum cukup karena negara-negara Eropa tidak membeli minyak Iran.

“Agar INSTEX bermanfaat bagi Iran, Eropa perlu membeli minyak atau mempertimbangkan batas kredit untuk mekanisme ini, jika tidak maka INSTEX tidaklah seperti yang mereka atau yang kami harapkan,” tuturnya.

Baca:  Penulis Arab: Sandal Pemimpin Iran Lebih Berharga dari Otak Trump!

Di pihak lain, Uni Eropa juga merilis statemen yang mengkonfirmasi pelaksanaan mekanisme perdagangan khusus itu.

“Prancis, Jerman, dan Inggris memberi tahu para peserta bahwa INSTEX telah dioperasionalkan dan tersedia untuk semua negara anggota UE, dan bahwa transaksi pertama sedang diproses,” bunyi statemen itu.

Mekanisme perdagangan ini dibuat pada tahun lalu setelah AS keluar dari JCPOA, namun selama berbulan-bulan Perancis, Jerman dan Inggris tidak mengimplementasikan INSTEX sehingga Iran lantas menyoal keseriuan mereka ihwal gagasan itu.

Sedangkan China masih akan terus mengimpor minyak Iran. Beijing mengabaikan sanksi sepihak AS terhadap Iran, dan memastikan akan tetap mengimpor minyak Iran meskipun AS mengembargo Iran. (mm/railayoum/presstv)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account